Home / GIAT OPS / Apel Gelar Pasukan Kesiap Siagaan Penanggulangan Bencana Alam

Apel Gelar Pasukan Kesiap Siagaan Penanggulangan Bencana Alam

Tribratanews.malut.polri.go.id – Polda Maluku Utara, Kapolda Maluku Utara Brigjen Pol Drs. M. Naufal Yahya, M.Sc (Eng), memimpin apel gelar pasukan dalam rangka kesiap siagaan penanggulangan bencana alam Prov. Maluku Utara dan kesiapan pengamanan tahapan Pilkada Prov. Maluku Utara tahun 2018 serta pemusnahan minuman keras pagi tadi Selasa 08/05/18.

Pelaksanaan apel gelar pasukan ini dilaksanakan di lapangan Perikanan Bastiong Ternate, dan di hadiri oleh Wakapolda Maluku Utara Kombes Pol. Drs. Lukas Arry Dwiko Utomo, Pejabat Utama Polda Maluku Utara, Palaksa Lanal Ternate, Komendan Denpom Ternate, Kepala Kesbangpol Kota Ternate, Dandim 1501 Ternate.

Apel gelar pasukan ini dilaksanakan sebagai pengecekan kesiapan seluruh Personil dan kelengkapan sarana prasarana pendukungnya, serta keterpaduan unsur lintas sektoral dan masyarakat yang turut peran aktif dalam rangka kesiapsiagaan penanggulaan bencana alam.

Bencana adalah peristiwa atau rangkaian peristiwa yang mengancam dan mengganggu kehidupan dan penghidupan masyarakat, yang disebabkan baik oleh faktor alam dana tau faktor non alam maupun faktor manusia. Sehingga mengakibatkan timbulnya korban jiwa manusia, kerusakan lingkungan, kerugian harta benda dan dampak psikologis.

Maluku Utara, sebagai salah satu Daerah paling rawan bencana alam di Indonesia, karena dari empat belas jenis bencana alam, sebelas diantaranya ada di Daerah ini. Sembilan jenis bencana alam yang rawan terjadi di Daerah ini adalah gempa bumi, tsunami, letusan gunung api, banjir lahar dingin, banjir, tanah longsor, angin putting beliung, gelombang pasang dan gelombang tinggi.

Dari semua jenis bencana alam potensial tersebut, hanya tsunami yang belum melanda Daerah ini, selebihnya sudah sering terjadi. Bencana yang paling sering terjadi adalah letusan gunung api, banjir, gempa bumi, angina putting beliung dan bencana akibat ulah manusia.

Penanggulangan bencana dan pengurangan resiko bencana merupakan tanggung jawab, semua pihak untuk itu perlu peran aktif dari pemerintah setempat baik itu dari pihak SKPD terkait dan TNI-Polri serta elemen masyarakat untuk melakukan berbagai langkah guna mengarungi dampak jika terjadi bencana.

Kita harus melakukan Sosialisasi kepada masyarakat mengenai bagaimana tindakan yang harus dilakukan disaat pra-bencana, tanggap darurat dan pasca bencana. Upaya lain yang perlu dilakukan untuk mengurangi dampak bencana yaitu membentuk Kelurahan Desa Siaga Bencana pada wilayah yang paling rawan terkena dampak bencana.

Penulis                         : Wanto Tftt / Muis Tftt

Editor                          : Wanto Tftt

Publish                        : Wanto Tftt

About Admin Humas Polda Malut

Check Also

Razia Minuman Keras, Polres Halbar Berhasil Amankan 740 Botol Miras Jenis Captikus

Tribratanews.malut.polri.go.id-Halbar,  Polres Halmahera Barat melaksanakan razia minuman keras dalam rangka cipta Kondisi menjelang Natal, Tahun …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *