Home / GIAT OPS / Apel Gelar Pasukan Operasi Kewilayahan Pekat Kieraha II 2018 Polda Malut

Apel Gelar Pasukan Operasi Kewilayahan Pekat Kieraha II 2018 Polda Malut

Tribratanews.malut.polri.go.id – Ternate. Dalam rangka kesiapan menghadapi Pemilu Legislatif dan Pilpres tahun 2018-2019,Polda Maluku Utara melaksanakan Apel Gelar Pasukan Dalm Rangka Operasi Kewilayahan Pekat Kieraha II 2018 yang bertempat di Halaman Mapolda Maluku Utara. Kamis (12/7/2018).

Apel Gelar Pasukan dipimpin langsung oleh Kapolda Maluku Utara Brigjen (Pol) Drs. M. Naufal Yahya, M.Sc (Eng), dan dihadiri seluruh Pejabat Utama Polda Malut, Para Perwira, Bintara, Tamtama serta para peserta apel gelar pasukan .

Dalam apel Gelar pasukan tersebut, Kapolda Maluku Utara Brigjen (Pol) Drs. M. Naufal Yahya, M.Sc (Eng),memberikan Penyamatan pita tanda Operasi kewilayahan “Pekat II KIERAHA 2018” kepada dua orang perwakilan anggota.

Apel gelar pasukan pada hari ini merupakan salah satu tahapan manajerial dalam rangka melakukan pengecekan terhadap kesiapan sebelum pelaksanaan operasi baik pada aspek personel, materiil, sarana prasarana, serta kelengkapan pendukung lainya. Dalam pelaksanaan operasi kepolisian, sehingga nantinya semua rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan lancar  dan memperoleh hasil yang optimal.

Pelaksanaan Operasi Kepolisian Kewilayahan  Pekat Kieraha II -2018 dilaksanakan selama 14 hari hari, dimulai tanggal 13 S/D 26 Juli 2018 dengan mengedepankan kegiatan represif disertai preventif

Tujuan Dilaksanakanya Operasi Kepolisian ini adalah dalam rangka penanggulangan penyakit masyarakat yang meliputu peredaran Minuman Keras (miras), penyalahgunaan Narkoba, Prostitusi, Perjudian dan Pencurian di daerah Maluku Utara.

Kapolda Malut Juga menyampaikan beberapa penekanan antara lain :

  • Pedoman perkap nomor 09 tahun 2011 tentang manajemen operasi kepolisian agar pelaksanaan operasi pekat kieraha II 2018 berjalan sesuai aturan
  • Pelaksanaan tindakan secara tegas terhadap semua bentuk kejahatan maupun pelanggaran namun tetap humanis dan hindari pelanggaran Hak Azasi Manusia.
  • Dalam penegakkan hukum agar benar-benar mempedomani peraturan maupunundang-undang yang berlaku sehingga tidak terjadi kesalahan prosedur dalam penerapan pasal.
  • Dengan waktu operasi yang relative sangat singkat agar dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk mencapai target operasi yang telah ditetapkan dan dampaknya dapat dirasakan oleh masyarakat maluku utara pada momen pemilihan legislative maupun pemilihan Presiden.
  • Tingkatkan kerja sama yang harmonis terhadap semua komponen yang terlibat dalam operasi kepolisian maupun instansi samping dan hindari perbuatan yang dapat memecahbelah persatuan dan kesatuan serta menurunkan citra Polri di mata masyarakat.

“Semoga Tuhan Yang Maha Esa selalu memberikan bimbingan petunjuk dan perlindunganya kepada kita  semua dalam melaksanakan tugas pengapdian kepada masyarakat  bangsa dan negara memperoleh nilai ibadah di hadapan Allah SWT”, Ucap Jenderal Bintang Satu. (Aby Genta Zld)

About farabi

Check Also

500 kantong Miras Jenis Cap Tikus yang di Selundupkan dari Tobelo Berhasil di Amankan Polres Tidore Kepulauan

Tribratanews.malut.polri.go.id-Tidore Kepulauan, Polres Tidore Kepulauan berhasil mengamankan Minuman Keras (Miras) jenis Cap Tikus sebanyak 500 …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *