Home / MITRA POLISI / Ciptakan Suasana Damai Saat Unras, Polda Malut Gelar Pertemuan Dengan Polwan, Duta Dan Bem Universitas Se-Maluku Utara

Ciptakan Suasana Damai Saat Unras, Polda Malut Gelar Pertemuan Dengan Polwan, Duta Dan Bem Universitas Se-Maluku Utara

 

 

 

 

 

Tribratanews.malut.polri.go.id-Polda Maluku Utara, Menyikapi aksi aksi unjuk rasa yang ada dan penganannya maka Polda Maluku Utara, menggelar pertemuan dengan Polwan, Duta humas, Duta kampus serta Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Maluku Utara yang dilaksanakan di Kantor Intelkam Polda Malut. Kamis 3/10/19.

Pertemuan tersebut dipimpin oleh Irwasda Polda Malut, Kombes Pol. Sam Yulianus Kawengian, S.H., yang di dampingi Dir Intelkam Polda Malut, Kombes Pol. Alfian Budianto, S.H.,M.H. Kegiatan ini untuk membahas masalah penanganan aksi unjuk rasa yang dilaksanakan oleh Polda Malut dengan tujuan untuk menciptakan suasana yang damai saat jalannya aksi unjuk rasa di lapangan.

Hadir dalam pertemuan tersebut, perwakilan beberapa Polwan Polda Malut, para Duta Kampus se-Maluku Utara, perwakilan BEM Universitas Nuku, perwakilan BEM Poltekes Ternate dan perwakilan BEM STKIP Kieraha Ternate.

 

 

 

 

 

Dalam kesempatan tersebut Dir Intelkam mengatakan,  Duta dan Polwan Polda Malut diharapkan dapat meredam emosi massa pengunjuk rasa sehingga dapat mencegah terjadinya aksi unjuk rasa anarkhis.

“Hal yang dapat dilakukan para Duta Kampus dan Polwan pada saat pelaksanaan aksi unjuk rasa seperti membagikan bunga, permen dan minuman saat aksi unjuk rasa berlangsung.” Kata Dir Intel

 

 

 

 

 

Lanjut Dir Intel, selama ini fisikologi massa aksi yang berhadapan langsung dengan aparat keamanan sering beranggapan akan terjadi bentrok fisik dengan mahasiswa, sehingga dengan adanya terobosan ini dapat meredam emosi massa saat aksi unjuk rasa berlangsung.

Irwasda Maluku Utara dalam sambutanya mengatakan Bahwa tim ini dibentuk untuk memudahkan negosiasi massa pengunjuk rasa dalam menyampaikan pendapatnya tanpa ada aksi anarkis, keberadaan tim ini juga diharapkan dapat menghambat masuknya orang atau kelompok maupun organisasi yang akan mendompleng jalannya aksi unjuk rasa untuk kepentingan lain.

 

 

 

 

 

“Apabila dalam proses penyampaian pendapat, unjuk rasa yang berakhir dengan anarkhis maka tuntutannya belum pasti akan dapat di akomudir dikarenakan timbulnya masalah baru dalam proses penyampaian pendapatnya.” Kata Irwasda Malut.

Lanjut Irwasda, Keberadaan tim ini untuk melancarkan jalannya aksi unjuk rasa yang baik, sehingga aspirasinya dapat tersampaikan dengan baik.(Wtftt)

About wanto

Check Also

Panitia Legu Gam Moloku Kie Raha Tahun 2020 Mengunjungi Polda Maluku Utara dan Audence dengan Wakpolda Malut

          Tribratanews.malut.polri.go.id – Polda Maluku Utara, Wakapolda Maluku Utara Kombes Pol. …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *