Home / MITRA POLISI / Dir Binmas Polda Maluku Utara Jadi Nara Sumber pada Acara Radio Talk Show Suara Kebangsaan Dari Maluku Utara Untuk Indonesia Merajut Kebhinekaan

Dir Binmas Polda Maluku Utara Jadi Nara Sumber pada Acara Radio Talk Show Suara Kebangsaan Dari Maluku Utara Untuk Indonesia Merajut Kebhinekaan

 

 

 

 

 

Tribratanews.malut.polri.go.id-Polda Maluku Utara, Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia (LPP RRI) Ternate, Selasa 8/10/19 menggelar Talk Show Suara Kebangsaan dengan tajuk dari Maluku Utara Untuk Indonesia Merajut Kebinekaan.

Kegian Kebangsaan yang berlangsung di lantai empat gedung rektorat Unkhair Gambesi tersebut, merupakan program siaran dari LPP RRI ternate yang bekerjsama dengan Korem 152/Babullah, Polda Malut dan Universitas Khairun Ternate.

Dialog kebangsaan dengan narasumber Komandan Korem 152/Babullah Kolonel Inf Endro Satoto, yang di Wakili Kasi Teritorial Letnan Kolonel Inf La Ode Moh Sabaruddin, Direktur Binmas Polda Malut, Kombes Pol M.Nasihin dan Rektor Universitas Khairun Ternate Husen Alting serta Anggota DPRD Kota Ternate Nurlela Syarif tersebut juga disiarkan secara langsung di pro 1 RRi Ternate 108,8 FM.

 

 

 

 

 

Dir Binmas Polda Malut dalam penyampaiannya mengatakan bahwa Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah Bangsa yang besar. Negara dengan jumlah penduduk – + 267 juta orang ini merupakan negara kepulauan yang terbesar di dunia.

Keadaan tanahnya yang subur dan terletak di antara dua benua serta dua samudra besar, membuat posisi geografis Indonesia sangat strategis menyebabkan banyak Bangsa-Bangsa lain di dunia sejak dulu ingin menguasai bumi Pertiwi ini.

“Disisi lain dengan kemajemukan suku, etnis, agama, bahasa dan adat istiadat, yang sangat rentan terhadap perpecahan jika tidak dikelola dengan baik.” Papar Dir Binmas

 

 

 

 

 

Oleh karena itu dalam pengelolaan sebuah “Negara” diperlukan suatu cara pandang atau wawasan yang ber-orientasi nasional (Wawasan Nasional) dan merupakan suatu kesepakatan Bangsa  Indonesia yang dikenal dengan “Wawasan Nusantara”.

Cara pandang yang berwawasan Nusantara itulah pada lima tahun belakangan ini sangat memprihatinkan, bahkan bisa dikatakan sudah luntur dan hampir berada pada titik terendah pada diri sikap anak Bangsa ini. Bahkan lebih memprihatinkan lagi ada sekelompok anak Bangsa ini yang rela dengan rasa tidak bersalah menjual negara ini kepada Bangsa lain hanya untuk mendapatkan popularitas, kedudukan ataupun materi.(Wtftt)

About wanto

Check Also

Ciptakan Suasana Damai Saat Unras, Polda Malut Gelar Pertemuan Dengan Polwan, Duta Dan Bem Universitas Se-Maluku Utara

          Tribratanews.malut.polri.go.id-Polda Maluku Utara, Menyikapi aksi aksi unjuk rasa yang ada …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *