Home / RESKRIM / Gelar Perkara Kasus Pembobolan Brangkas PUPR, Polda Malut Kantongi Ciri-ciri Pelaku

Gelar Perkara Kasus Pembobolan Brangkas PUPR, Polda Malut Kantongi Ciri-ciri Pelaku

Tribratanews.malut.polri.go.id – Polda Malut, Kasus pembobolan brangkas milik Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Ternate, pada Selasa (5/12/2017) lalu mulai mendapat titik terang.

Kejelasan kasus tersebut terlihat setelah dilakukan gelar perkara yang dilakukan Polda Maluku Utara melalui Direktorat Reserse Kriminal Umum dan Polres Ternate yang dilakukan, di Mapolres Ternate, Senin (11/12/2017).

Kasubdit III Ditreskrimum Polda Malut, AKBP Mikael Sitanggang usai melakukan gelar perkara mengatakan, setelah dilakukan gelar perkara kasus tersebut, penyidik mulai mengantongi ciri-ciri pelaku yang melancarkan aksi di kantor PUPR Kota Ternate.

“Hasil gelar, kita ada menemui beberapa kesamaan dari hasil penyelidikan kita dilapangan dengan Polres Ternate, sehingga dapat kita simpulkan ada beberapa orang yang kita curigai, tetapi ini masih kecurigaan saja,” ugkapnya seraya menyampaikan ada keterlibatan orang dalam dan orang luar dalam kasus tersebut.

AKBP Mikael Sitanggang juga menuturkan, untuk perkembangan selanjutnya, penyidik masih akan melakukan pendalaman untuk mengungkap motif dari pencurian yang terjadi di kantor PUPR Ternate tersebut.

Bahkan, perwira dua bunga di Mapolda Malut itu juga menyampaikan, untuk membuka secara jelas kasus tersebut, pihaknya telah memberikan aplikasi ke Polres Ternate untuk bisa membuka CCTV yang ada disekitar kantor.

“Kita kasih aplikasi pada mereka yang kita punya, biar lebih cepat mengungkap orang yang kita curigai itu,” tuturnya.

Untuk pemeriksaan saksi kata AKBP Sitanggang, jika digabungkan dengan polres Ternate sudah berjumlah kurang lebih 10 saksi, dan saksi yang diperiksa tersebut terdapat beberapa saksi baik dari orang dalam maupun orang luar.

“Pada intinya orang luar itu ada yang melihat dan menyanksikan langsung peristiwa itu,” tegasnya.

Dia juga menuturkan, untuk perkambangan selanjutnya, pihaknya memberikan arahan penyelidikan terhadap penyidik, dan hasil tersebut akan di sampaikan pada rencana gelar perkara ke dua yang dilakukan pada Sabtu pekan depan nanti.

“Hari sabtu nanti akan kita cocockan kembali hasil penyelidikan di lapangan,” cetusnya.

Sekadar diketahui, kerugian yang dialami PUPR dalam pembobolan tersebut senilai 250 Juta dan uang tersebut merupakan gaji dari 63 pegawai yang ada di dinas tersebut.

Penulis             : Mandala

Editor              : Wanto Tftt

Publish             : Wanto Tftt

About Admin Humas Polda Malut

Check Also

Penyidik Ditreskrimsus Polda Malut Menyerahkan TSk dan Barang Bukti Tahap II Kasus Investasi Bodong ke JPU

Tribratanews.ma;ut.polri.go.id-polda malut, Dit Reskrimsus Polda Maluku Utara kembali merampungkan kasus Investasi tanpa dilengkapi izin usaha …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *