Home / POLISI KITA / HUT Provinsi Malut, Denda Tunggakan Pajak Kendaraan dan Bea Balik Nama di Gratiskan

HUT Provinsi Malut, Denda Tunggakan Pajak Kendaraan dan Bea Balik Nama di Gratiskan

 

 

 

 

 

Tribratanews.malut.polri.go.id-Polda Maluku Utara, Untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun Pemerintah Provinsi Maluku Utara yang ke-20 tahun 2019, Polda Malut bekerjsama dengan Pemprov Malut khsusunya dibidang lalu-lintas untuk memberikan pelayanan gratis (Cuma-Cuma) terhadap masyarakat Malut yang menunggak pajak kendaraan bermotor.

Hal ini disampaikan Direktur Lalu-Lintas (Dirlantas) Polda Malut, Kombes Pol Abrianto Pardede didampingi Sekretaris Badan Pengelolaan Keuangan Pendapatan dan Aset Daerah (BPKPAD) Malut, Muchtar Abdullah dan Kabid Humas AKBP Ydi Rumantoro saat melakukan pres release di Mapolda Malut, Kamis 10/10/2019).

Dirlantas Polda Malut menambahkan, pelayanan kemudahan untuk masyarakat dalam memperpanjang pajak kendaraan bermotor tersebut dibuka pada bebarapa titik termasuk dengan samsat apung yang melayani di beberapa rute yang telah ditentukan.

“Prinsipnya untuk samsat apung juga akan kita maksimalkan di titik-titik yang dilalui sehingga bisa melayani masyarakat pesisir,” ungkapnya.

 

 

 

 

 

Perpanjangan pajak kendaraan bermotor yang dilakukan secara cuma-cuma tersebut lanjut Dir Lantas, hanya untuk masyarakat dan tidak berlaku pada kendaraan dinas. Yang pasti berkas harus lengkap sesuai dengan ketentuan, dan program ini akan mulai dilaksanakan pada 12 Oktober hingga Desember nanti.

Semantara itu Sekretaris BPKPAD Malut, Muchtar Abdullah mengatakan bahwa, keringanan untuk membayar pajak kendaraan bermotor di wilayah Malut dalam rangka HUT Provinsi Ke-20 ini, merupakan langkah pemerintah yang bekerjsama dengan Ditlantas Polda Malut untuk melakukan upaya sehingga di 2020 mendatang masyarakat sudah bisa lebih taat membayar pajak untuk target Pendapatan Asli Daerah (PAD) bisa meningkat.

“Ini langkah kita untuk kedepan PAD Malut bisa lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya,” ungkapnya.

 

 

 

 

 

Muchtar juga menambahkan, sejak pemerintah Malut terbentuk pada tahun 1999 hingga 2019, langkah keringanan untuk membayar pajak merupakan langkah pertama dan merupakan kebijakan Gubernur dengan Kapolda Malut.

Muchtar menjelaskan, bebas yang dilakukan teraebut menggunakan beberapa skema diantaranya, bebas biaya balik nama, bebas denda pajak kendaraan dan pajak di atas 5 tahun dan denda Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ) untuk tahun sebelumya.

Menurutnya, bebas bayar pajak ini bukan berarti semua kendaraan yang menunggak pajak akan kita bebaskan tapi ada saratnya seperti bagi kendaraan yang umurnya 5 tahun ke atas atau lebih maka akan dibebaskan seluruh kewajibannya yang pertama adalah pokok pajaknya termasuk dengan kewajiban denda pada Jasaraharja.

Sementara untuk pajak kendaraan yang sudah habis masa berlaku dibawah 4 tahun maka diwajibkan untuk membayar pokok sementara untuk tunggakan pajak dibebaskan.

 

 

 

 

 

“Kalau dibawah 4 tahun pokok pembayarannya tetap kita lalukan dan ini berarti dari 5 tahun keatas kita bebaskan ful kecuali PNBPnya,”katanya.

Muchtar juga menjelaskan, untuk kendaraan yang nomor polisinya bukan wilayah hukum Podla Malut maka akan diberikan keringanan dengan membebaskan yang artinya jika kendaraan yang nomor polisinya B dengan adanya program ini kaka akan dibebaskan secara keseluruhan.

Muchtar juga mengemukakan, langkah yang dilakukan ini karena potensi penunggakan pajak dari tahun 2007 hingga 2019 tercatat 1.32899 kendaraan yang tersebar di seluruh Kabupaten dan Kota di Malut dan jika angka ini dirupiahkan maka kurnag lebih 168 miliar pajak yang belum terbayarkan ke pemerintah.

 

 

 

 

 

“Ini angka yang cukup besar, dan ini kado untuk masyarakat dengan kebijakan Kapolda dan gubernur,” akunya.

Muchtar menambahkan, perpanjangan pajak kendaraan secara gratis untuk masyarakat tersebut bukan hanya di kantor samsat kabupaten Kota tetapi juga di beeberapa titik lainya termasuk kantor Jasaraharja dan Bank Maluku-Malut serta kapal samsat apung.

“Tempat-tempat yang kita buka ini untuk mengantisipasi membludaknya masyarakat yang memperpanjang pajak dan pengurusan lainya,” pungkasnya. (Wtftt)

About wanto

Check Also

Kapolda Maluku Utara Pimpin Taklimat Akhir Wasrik Rutin Itwasda Polda Malut T.A. 2019

            Tribratanews.malut.polri.go.id – Polda Maluku Utara, Kapolda Maluku Utara (Malut), …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *