Home / LALU LINTAS / Jenis Pelanggaran Tertinggi Masih di Dominasi Kendaraan Roda Dua Tidak Menggunakan Helm

Jenis Pelanggaran Tertinggi Masih di Dominasi Kendaraan Roda Dua Tidak Menggunakan Helm

 

 

 

 

 

 

Tribratanews.malut.polri.go.id – Polda Maluku Utara, Operasi Patuh Kieraha 2019 yang dilaksanakan oleh Direktorat Lalulintas Polda Maluku Utara dan Polres Jajaran, resmi berakhir Rabu 11/09/19 kemarin, Operasi yang dilaksanakan selama 14 hari terhitung mulai tanggal 29 Agustus sampai dengan 11 Septenber 2019, tercatat sebanyak 7.267 kendaraan terjaring dengan berbagai macam pelanggaran. Kamis 12/09/19.

Kabid Humas Polda Maluku Utara AKBP Hendri Badar, dalam konferensi pers mengatakan, Operasi Patuh Kieraha tahun 2019 di Wilayah Maluku Utara ini dilakukan dalam bentuk operasi bidang Lalu lintas yang mengedepankan penegakan hukum secara selektif prioritas untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat di bidang keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas.

“Dalam pelaksanaan Operasi Patuh Kieraha 2019 kali ini,  kejadian laka Lantas mengalami penurunan sebanyak 25% di bandingkan pada Operasi Patuh tahun 2018 sebanyak 8 kejadian, namun pada tahun ini sebanyak 6 kejadian Laka Lantas.” Ungkap Kabis Humas.

 

 

 

 

 

 

Lanjut Kabid Humas, sedangkan untuk jumlah korban meninggal dunia mengalami penurunan sebanyak 100%, dimana pada tahun 2018 Laka Lantas meninggal dunia sebanyak 6 orang sementara di tahun 2019 tidak ada koraban meninggal dunia.

Pelanggaran lalulintas yang terjadi selama operasi ini, mengalami kenaikan sebanya 5.925 pelanggaran. Dibandingkan dengan operasi Patuh pada tahun 2018 pelanggaran sebanyak 3.928, sementara di tahun 2019 sebanyak 9.853 pelanggaran.

Jenis pelanggaran Kendaraan R2 Operasi Patuh 2019 sebanyak 7.267 pelanggaran mengalami kenaikan sebesar 4.648 pelanggaran atau dengan trend 177%, dibandingkan Tahun 2018 sebanyak 2.619 pelanggaran. Jenis pelanggaran tertinggi kendaraan R2 tahun 2019 adalah tidak menggunakan Helm yaitu sejumlah 4.184 pelanggaran.

 

 

 

 

 

 

“Usia Pelanggar Lalu lintas pada Operasi Patuh Tahun 2019 didominasi Usia 21-25 tahun sebanyak 1.604 orang mengalami  kenaikan dengan trend 184% yang mana pada tahun 2018 sebanyak 562 orang.” Ucap Kabid Humas.

Selama operasi Patuh Kieraha 2019 yang dilaksanakan selama 14 hari ini, penindakan pelanggaran tertinggi dilakukan oleh Polres Ternate dengan jumlah tilang sebanyak 2.119, sedangkan yang paling rendah dilakukan Polres Pulau Morotai dengan 292 tilang.(Wtftt)

About wanto

Check Also

Jalan Berlubang, Sat Lantas Polres Halsel Tambal Jalan

        Tribratanews.malut.polri.go.id – Polda Maluku Utara, Halsel – Ruas jalan di pusat …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *