Home / GIAT OPS / Kapolda Maluku Utara dan Danrem 152 Babullah Memimpin Upacara Gelar Pasukan Sispam Kota

Kapolda Maluku Utara dan Danrem 152 Babullah Memimpin Upacara Gelar Pasukan Sispam Kota

Tribratanews.malut.polri.go.id-Polda Malut, Kapolda Maluku Utara Brigjen Pol. Drs. Suroto, M.Si., bersama Danrem 152 Babullah Kolonel Inf Endro Satoto S.I.P., MM, memimpin upacara gelar pasukan Sispam Kota, guna kesiapan seluruh personil dalam pengamanan pemilu serentak tahun 2019.

Apel gelar pasukan Polda Maluku Utara ini dengan mengankat tema “Pengamanan Menghadapi Pemilu Tahun 2019 Kita Tingkatkan Sinergitas TNI-POLRI dengan Komponen Bangsa Lainnya Guna Mewujudkan Kamdagri yang Kondusif.” Jumat 22/03/19.

Kegiatan tersebut dipusatkan di lapangan Pelabuhan Perikanan Nusantara Kel. Mangga Dua Kota Ternate ini, dihadiri oleh  Waka Polda Malut Kombes Pol Lukas Akbar Abriari, S.I.K., M.H, DanLanal Ternate Kolonel Laut (P) Whisnu Kusardianto. SE, MM, Kapolres Ternate AKBP Azhari Zuanda S.I.K, Dandim 1501 Lektol Bambang Sugiyarta SH.MM, MTr HAN, Mewakili Walikota Ternate Asisten III Bpk. Thamrin Alwi, Mewakili Ketua KPU Provinsi Malut Sekertaris KPU Bpk. Mukmin Buamona,  GP Ansor Bpk. Rahdi Anwar, Mewakili Kejati Malut Bpk. Hartawi, Kepala Basarnas Bpk. Muhammad Arawah, Para PJU Polda Malut dan PJU Korem serta para peserta sispamkota yang hadir kurang lebih 500 (lima ratus) orang.

Kapolda Maluku Utara Brigjen Pol. Drs. Suroto, M.Si dalam arahannya saat membacakan amanat Menko Polhukam Bpk. Wiranto mengatakan, Pemilu serentak tahun 2019 merupakan pesta demokrasi Indonesia yang akan menjadi tonggak sejarah, karena dilaksanakan secara serentak yakni lima jenis pemilihan dalam waktu yang bersamaan.

Pemilu serentak kali ini akan menjadi kebanggaan sekaligus menjadi sorotan dunia internasional, apakah bangsa Indonesia mampu melaksanakan konsolidasi politik dengan demokratis dan berintegritas dalam rangka memilih pemimpin nasionalnya.

“Sukses atau tidaknya perhelatan demokrasi ini sangat tergantung kepada semua pihak yang terlibat secara langsung maupun tidak langsung, tidak saja anggota partai politik dan masyarakat yang dituntut untuk patuh dan taat pada berbagai ketentuan yang ada, akan tetapi juga pihak penyelenggara pemilu yakni KPU, Bawaslu dan DKPP Wajib Hukumnya menunjukan kinerja yang obyektif dan transparan. Tidak ketinggalan tentunya fungsi dan peran TNI-Polri yang berada diluar lingkup penyelenggara pemilu.” Ucap Kapolda saat membacakan amanat Menko Polhukam.

Jenderal bintang satu di Polda Maluku Utara juga mengatakan, terkait dengan penyelenggaraan pemilu serentak tahun 2019 ini, masih terdapat ancaman ganguan, hambatan dan tantangan yang dimungkinkan akan menghambat kelancaran penyelenggaraannya,

Perlu kita ketahui bahwa Bawaslu dan Polri telah mengeluarkan indeks kerawanan Pemilu yang merupakam pemetaan terhadap kerawanan-kerawanan yang diprediksi akan timbul dalam penyelenggaraan pemilu di setiap daerah.

“Pemetaan kerawanan ini meliputi sisi penyelengaraan dan sisi keamanan dan ketertiban masyarakat, sehingga Kapolda Maluku Utara mengajak seluruh stake holder terkait untuk segera mengenali, menemukan dan menetralisir serta mengatasi hambatan-hambatabn tersebut.” Ujar Kapolda.

Lanjut Jenderal bintang satu di Polda Maluku Utara, TNI-Polri selaku Institusi yang bertanggung jawab langsung terhadap pengamanan jalannya pemilu serentak tahun 2019, apabila menemukan adanya kerawanan dan hambatan tersebut. Harus dapat mengambil tindakan tegas sesuai dengan prosedur tetap dan aturan hukum yang berlaku, sehingga tidak ada toleransi sekecil apapun bagi pihak-pihak yang akan mengganggu jalannya pemilu serentak tahun 2019. (Wtftt/Muis Tftt)

About wanto

Check Also

Ops Pekat Kieraha: Polres Ternate Berhasil Amankan Pemasok Minuman Keras Jenis Captikus ke Ternate

                Tribratanews.malut.polri.go.id-Polda Maluku Utara, Ternate – Dalam pelaksanaan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *