Home / MITRA POLISI / Kapolda Maluku Utara Menghadiri Pembukaan Festival Kampung Nelayan Tomalou (FKNT)

Kapolda Maluku Utara Menghadiri Pembukaan Festival Kampung Nelayan Tomalou (FKNT)

 

 

 

 

 

 

Kapolda Maluku Utara Brigjen Pol. Drs. Rikwanto, S.H., M.Hum., menghadiri Pembukaan Festival Kampung Nelayan Tomalou (FKNT) Kota Tidore Kepulauan Prov. Maluku Utara Tahun 2020 dengan mengusung Tema “Menjaring Kekuatan di atas Sampan”. Minggu, 01/03/20.

Pembukaan Festival Kampung Nelayan Tomalou (FKNT) Kota Tidore Kepulauan, yang akan dilaksanakan selama delapan hari mulai dari Tanggal 1 S/D 8 Maret 2020 yang di pusatkan di depan mesjid Agung Nurul Bahar RT 03 Kel Tomalou kota tidore Kepulauan dibuka secara resmi oleh Sekjen Kementrian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI. Irjen Pol. Antam Novambar. Ditandai dengan pemukulan Tifa serta prosesi ritual Fola Domo.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Dubes Spanyol untuk Indonesia Jose Maria Matres Manso, Konjen Australia Richard Mathews, Sultan Tidore, Gubernur Maluku utara Bpk K.H Abdul Gani Kasuba L.c, Wakil Gubernur Maluku Utara Bpk I.r  M Al Yasin Ali,  Kapolda Maluku Utara Brigjenpol Drs. Rikwanto S.H ,M Hum, Walikota Ternate Bpk H Burhan Abdurrahman, Pimpinan Forkopimda Prov Maluku Utara, Kapolres Tidore AKBP Yohanes Jalung Siram , S.I.K, Forkopimda Kota Tikep, Angota DPRD Kota Tikep dan Tamu undangan lainnya.

Ketua Panitia FKNT dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada seluruh tamu undangan yang telah meluangkan waktu untuk menghadiri acara pembukaan festival kampung Nelayan Tomalou 2020 yang di mulai pada hari ini.

 

 

 

 

 

 

“Kegiatan ini berawal dari ide dan gagasan yang brilian masyarakat Tomalou dalam menyikapj fenomena yang terjdi saat ini di kel Tomalou, dengan mendasari ide tersebut kemudian di buktikan dengan gotong royong ,bahu membahu menyiapkan semua sarana prasarana dalam mewujudkan festival ini.” Ucap Ketua Panitia.

Lanjut Ketua Panitia, di tengah hiruk pikuknya perkembangan jaman, tradisi maupun mata pencarian kami sebagai nelayan sedikit demi sedikit mulai hilang. Bahkan saat ini tersisa beberapa orang saja yang masih bertahan sebagai nelayan olehnya itu kami dari pemuda dan maayarakat  Kel. tomlou tidak mengingingkan pekerjaan yang menjdi icon kampung ini hilang di makan zaman.

Festival ini mengangkat tema menjaring kekuatan di atas sampan, satu kata sederhana namun memiliki makna yang sangat mendalam, karna kami menyadari betul dengam pekerjaan sebagai seorang nelayan para leluhur hingga anak cucu kel.Tomalou bisa menyambung hidup.

Dalam kesempatan tersebut Sultan Tidore mengatakan pelaksaan Festival Kampung Nelayan Tomalou 2020  yang di laksankan oleh masyatakat merupakan sesuatu yang sangat spektakuler. secara pribadi sangat mengapresiasi pelaksaan festival ini, walaupun kegiatan ini di lakukan di kampung namun aura dari kegiatan ini berskala kegiatan Nasional.

 

 

 

 

 

 

“Harapan saya ifen yang di lakukan pada hari ini, merupakan awal dan starting untuk membngun nelayan yang ada di tomalou bahkan di kota tidore menjadi lebih baik. Harap Sultan Tidore.

Sultan Tidore Juga meminta kepada Pemerintah Provinsi maupun Pemerintah Pusat agar dapat memperhatikan nasib para nelayan yang ada di Tomalou pada khususnya dan kota Tikep pada umumnya, dan saya juga  mengajak kepada  kita semua marilah kita menjaga kelestarian laut yang ada di sekitar kita.

Sementara itu Gubernur Maluku Utara dalam sambutannya mengatakan bahwa masyarakat Tomalou  mulai dari jaman dulu memang di kenal sebagai kampung nelayan, dan masyarakat pada umumnya bekerja sebagai nelayan. Karna dengan malaut masyarakat tomalou bisa menyekolahkan anak cucu mereka. sehingga sampai saat ini anak- anak Tomalou banyak yang sukses dan meniti karir di luar sana.

“Gubernur Maluku Utara akan mengagendakan dan akan menjadikan kampung Tomalou sebagai pusat kampung nelayan.” Kata Gubernur pada saat memberikan sambutan.

 

 

 

 

 

 

Sekjen Kementrian Kelautan dan perikanan Republik Indonesia dalam sambutannya mengatkan melihat dari tema pelaksaan featival kampung nelayan Tomalou 2020, barulah saya tau bahwasanya ada saudara-saudara kita yang masih sangat membutuhkan perhatian dari pemerintah, baik Pemerintah Provinsi maupun Pemerintah Pusat.

Sebagai mana yang kita ketahui bersama, sektor perikanan yang ada di Maluku Utara sangat berpengaruh besar dalam membangun  peningkatan ekonomi yang ada di Maluku Utara, olehnya itu saya akan memberikan, serta memperhatikan fasilitas para nelayan yang ada di kota kota Tikep.

Kami Juga berharap dengan fasilitas yang di berikan nanti dapat  membuka peluang sektor perikanan kota Tikep menjadi lebih baik.” Harap Sekjen KKP RI.

Adapun jenis kegiatan yang akan dilaksanakan dalam pelaksanaan festival Kampung Nelayan Tomalou 2020 ini, yakni Lomba Mancing Mania, Lomba Dayung, Lomba Renang dan Lomba Cerdas Cermat.(Wtftt).

About wanto

Check Also

Kapolres Morotai Hadiri Rakor Pembentukan Satgas Pencegahan dan Pengendalian Virus Corona

            Tribratanews.malut.polri.go.id, Kapolres Pulau Morotai AKBP Andri Hariyanto menghadiri Rapat …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *