Home / POLISI KITA / Kapolda Malut Hadiri Rapat Pleno Terbuka Penetapan Pasangan Cagub dan Cawagub Terpilih Provinsi Maluku Utara Tahun 2018

Kapolda Malut Hadiri Rapat Pleno Terbuka Penetapan Pasangan Cagub dan Cawagub Terpilih Provinsi Maluku Utara Tahun 2018

Tribratanews.malut.polri.go.id-Polda Maluku Utara. Kapolda Maluku Utara (Malut) Brigjen Pol. Drs. M. Naufal Yahya, M.Sc, Eng, di damping Dir Intelkam Polda Malut Kombes Pol. Alfian Budianto SH. M.H. menghadiri Rapat pleno terbuka penetapan pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku Utara Tahun 2018, bertempat di Ball Room Grand Daffam Hotel Ternate Kelurahan Jati Kecamatan Ternate Selatan, Minggu (16-12-18).

Hadir dalam rapat Pleno tersebut diantaranya, empat tim Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku Utara, Komisioner KPU, Bawaslu Malut, Partai pengusun, unsur Forkopimda Malut dan tamu undangan.

Rapat Pleno penetapan pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku Utara Tahun 2018, di pimpin langsung oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Maluku Utara (Malut) Sahrani Somadayo.

Rapat pleno penetapan pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku Utara Tahun 2018, berdasarkan penetapan rekapitulasi hasil penghitungan suara ditingkat Provinsi dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Malut, pasca putusan Mahkamah Konstitusi (MK) bahwa pasangan nomor urut 3 (AGK-Ya) Abdul Gani Kasuba dan Ali Yasin memperoleh suara terbanyak dengan perolehan 176.669 suara.

Meskipun dalam Rapat Pleno tersebut terjadi sedikit ketegangan dimana tim Hukum Paslon Nomor urut 1 (AHM-Rivai) sempat melayangkan surat ke KPU Malut agar menunda rapat pleno berhubung adanya proses di PTUN, namun Ketua KPU Syahrani mengatakan bahwa tidak dapat dipenuhi karena putusan PTUN dan MK merupakan dua hal yang berbeda.

Menurut Ketua KPU Provinsi Malut seluruh Pilkada yang ada di Indonesia jika sudah diputuskan di Mahkamah Konstitusi, maka Pilkada tersebut sudah selesai.

Menutup Rapat Rapat Pleno penetapan pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku Utara Tahun 2018, Ketua KPU Provinsi Malut mengatakan bahwa Sepanjang sejarah Pemilu di Maluku Utara baru kali ini Pemilu yang dilaksanakan paling aman dan itu suatu kemajuan bagi demokrasi Maluku Utara. Meskipun ada permasalahan dalam pelaksanaan Pemilu semuanya dapat di selesaikan melalui jalur hukum atau jalur-jalur yang terhormat, mengingat Pemilu sebelumnya yakni Pilkada Maluku Utara sering terjadi kekacaun dan bentrok antara masing-masing pendukung Paslon.

Ucapan penutup yang terakhir dari Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Maluku Utara (Malut) Sahrani Somadayo adalah ucapan terima kasih kepada pihak keamanan yakni Polri dan TNI Atas kerja samanya yang selalu sigap mengamankan seluruh proses Pilkada Malut mulai dari tahapan awal sampai dengan selesai pada hari ini. Ucapan terima kasih juga kepada semua pihak yakni para Akademisi dan Forum Rektor yang berperan sangat penting dalam proses pendidikan politik baik kepada masyarakat luas maupun pada mahasiswa.

Tak lupa ucapan terima kasih kepada Insan Pers media cetak maupun media online. “semakin kita terbuka kepada pers maka masyarakat semakin tau apa yang kita lakukan, masih ada tahapan-tahapan berikutnya yakni Pemilu Legislatif, Pemilu Presiden dan Wakil Presiden, untuk itu KPU Provinsi Malut membutuhkan dukungan penuh dari Insan Pers dalam proses mensosialisasikan seluruh tahapan dalam Pemilu”, ucap Sahrani. (Aby Zld)

About farabi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *