Home / POLISI KITA / Kapolda Malut Menyaksikan Penandatanganan Pencanangan Pembangunan Zona Integritas di Kantor KPPBC TMP C Ternate

Kapolda Malut Menyaksikan Penandatanganan Pencanangan Pembangunan Zona Integritas di Kantor KPPBC TMP C Ternate

 

 

 

 

 

 

Tribratanews.malut.polri.go.id – Polda Maluku Utara, Kapolda Maluku Utara Brigjen Pol. Drs. Suroto, M.Si., menyaksikan secara langsung penandatanganan pencanangan pembangunan zona Inetgritas oleh Kantor KPPBC TMP C Ternate, dan akan tersu mengawal pemerintah yang bersih dan transparan dalam pembangunan daerah di wilayahnya agar lebih baik. Kamis 12/09/19.

Dalam kesempatan tersebut Kapolda Malut mengatakan, pembabgunan zona integritas adalah strategi pemerintah dengan tujuan melahirkan pemerintahan tidak korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN) serta bersih dan bermartabat, tata kelolah pemerintah yang baik.

“Pembangunan berintegritas menjadi contoh dimasing-masing Satuan Kerja (Satker) mulai dari pimpinan hingga bawahannya. Pencanangan zona integritas merupakan komitmen kerja. Komitmen ini mulai dari pimpinan tertinggi sampai terrendah di satker masing-masing,” ujar Kapolda Malut.

 

 

 

 

 

 

Lanjut Kapolda, zona integritas menuju Wilaya Bebas Korupsi (WBK), ada beberapa komponen antara lain misalkan menejmen perubahan dan tata kelolah yang baik agar dapatkan indeks presepsi korupsinya serta tindak lanjut pengelolah. Semua itu atas komitmen bersama menuju WBK.

“Prosedur terus diterapkan, misalkan di polres pembuatan SIM A, SIM B dan SIM C harus lalui mekanisme contoh yang pertama harus di ikutinya,” kata Kapolda.

 

 

 

 

 

 

Menurutnya, pegawai atau anggota harus memberikan penjelasan dan menjadi panutan agar masyarakat mengikutinya. Dan untuk pelayanan Kapolda Malut mengaku Polisi harus memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan baik mulai dari terima tamu dan sapaan kepada tamu.

Selain pembangunan satker yang mencanangkan pembangunan zona integritas Polda Malut juga memiliki tim pembangunan integritas yang memiliki tugas memberikan eksistensi memantau perkembangan-perkembangan, memberikan edukasi-edukasi, monitor setiap saat kepada satker yang di canangkan itu.

 

 

 

 

 

 

Kemudian ada tim menilai jaminan mutu sehingga ada yang kurang bisa diberikan eksistensi dan akan dilaporkan ke Mabes Polri dan Mabes Polri yang memberikan nilai layak dan tidak kemudian di berikan kepada Menpan. Itu semua sesuai pengalaman Polda Malut dalam mencanangkan pembangunan zona integritas semua kepentingan masyarakat terlayani dengan baik.

Kapolda Maluku Utara juga mengatakan bahwa Polda Malut baru memulainya, jadi perlu diketahui bahwa Polda memeiliki 33 satker kalau untuk Polres 9 satker.

 

 

 

 

 

 

Misalkan Dirkrimum, Dirkrimsus dan Dirnarkoba memiliki satker masing-masing jadi seluruh anggaran dikelola sendiri, sebagai pimpinan Polda tidak banyak pengelolaan anggaran. “Jadi setiap anggaran masing-masing satker mengelolah sendiri sesuai programnya masing-masing,” tutupnya.(Wtftt/)

About wanto

Check Also

Polwan Polres Tidore Kepulauan Jadi Pembina Upacara di SMPN 1 Tikep

          Tribratanews.malut.polri.go.id-Polda Maluku Utara, Tidore – Polwan Polres Tidore Kepulauan di …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *