Home / MITRA POLISI / Kapolda Malut Pantau Langsung Kesiapan Personel Pam TPS di Wilayah 6 Desa Kab. Halut

Kapolda Malut Pantau Langsung Kesiapan Personel Pam TPS di Wilayah 6 Desa Kab. Halut

Tribratanews.malut.polri.go.id-Bobaneigo. Kapolda Maluku Utara Brigjen Pol. Drs. M. Naufal Yahya, M.Sc, (Eng), hari ini adakan pertemuan dengan masyarakat Bobaneigo Kec. Kao Teluk Kab. Halmahera Utara dalam rangka melakukan Pengecekan Kotak Suara,kesiapan Personel yang terlibat melakukan Pengamanan Tempat Pemungutan Suara (TPS) di wilayah 6 Desa Kab. Halut serta memantau langsung situasi perkembangan dalam permasalahan batas wilayah. Selasa (26-06/2018).

Kapolda Malut bersama rombongan antara lain Danrem 152/Babullah Ternate Kolonel Inf.Endro Satoto,S.I.P.,M.M., Ketua KPUD Prov. Malut, Syahrani Somadayo, Ketua Bawaslu Prov. Malut, Muhlis Amrin, Kepala Desa Bobaneigo, Abdullah.

Bertempat di Kantor Desa Bobaneigo Kec. Kao Teluk Kab.Halmahera Utara, Kapolda Malut beserta rombongan  langsung mengecek Logistik yang akan di distribusikan ke 7 TPS Desa Bobaneigo Kec. Kao Teluk Kab. Halmahera Utara. Setelah melakukan pengecekan, Kapolda Malut bersama bersama Danrem, Ketua KPUD Prov. Malut, Ketua Bawaslu Prov. Malut melakukan Pertemuan degan Kepala Desa Bobaneigo, Abdullah serta perwakilan masyarakat Bobaneigo.

Dalam pertemuan tersebut Kapolda Malut menyampaikan kepada Kades Bobaneigo bahwa terkait isu boikot pada saat pencoblosan besok hari, Rabu (27/06/2018), kami dari pihak keamanan tidak mempunyai kepentingan hanya saja kami mengharapkan peran serta masyarakat Desa Bobaneigo agar mengsukseskan Pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku Utara dalam hal ini dimana Pencoblosan dapat berjalan aman, serta berharap kepada masyarakat agar tidak melakukan pemboikotan.

“KPU  harus memanggil keempat pasangan calon atau yang mewakili, yakni tim sukses masing” pasangan calon.untuk membicarakan tentang persoalan pencoblosan”,Ucap Kapolda.

Kepala desa bobaneigo juga menyampaikan keluhanya kepada Kapolda Malut bahwa permaslahan di 6 Desa sampai dengan sekarang ini belum ada keseriusan pemeritah pusat yang dalam hal ini selalu mengabaikan tuntutan mereka.

“ Kami atas nama masyarakat bobaneigo yang Pro Halmahera barat tau persis secara history bahwa kami masyarakat 6 Desa ini masuk wilayah Kab. Halmahera Barat, dan kami masyarakat 6 desa Pro Halmahera Barat tidak akan melakukan pencoblosan pada besok hari Rabu (27/06/2018), jika Hasil suara Pencoblosan dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur dibawa ke PPK Kabupaten Halmahera Utara”, Ujar tegas kades bobaneigo.

(Aby Zld/Aby Zld/Aby Zld)

About farabi

Check Also

Dalam Rangka Memperingati Hari Juang Kartika 2018, Kapolres Tikep Turut Melaksanakan Penghijauan Kodim 1505 di SMK 3 Tidore

Tribratanews.malut.polri.go.id-Tidore Kepulauan, Kapolres Tidore Kepulauan Akbp Doly Heriyadi, S.I.K.,M.Si., pagi tadi turut ambil bagian dalam …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *