Home / MITRA POLISI / Kapolres Ternate Bekali Peserta Jambore Pemuda Indonesia Prov. Malut 2018 tentang Wawasan Kebangsaan dan Revolusi Mental.

Kapolres Ternate Bekali Peserta Jambore Pemuda Indonesia Prov. Malut 2018 tentang Wawasan Kebangsaan dan Revolusi Mental.

Tribratanews.malut.polri.go.id РTernate. Kapolres Ternate AKBP Azhari Juanda, SIK menjadi nara sumber pada kegiatan pembekalan bagi peserta Jambore Pemuda Indonesia Provinsi Maluku Utara 2018, yang diselenggarakan di Aula Kantor Palang Merah Indonesia Kota Ternate, Kel. Stadion, Kec. Ternate Tengah pada pukul 16.00 WIT s/d 18.00 WIT. Jumat (28/9/18).

Kegiatan yang bertemakan “Pemuda Indonesia, Mandiri, Kreatif dan Inevatif”. Kapolres Termate, AKBP Azhari Juanda, SIK memberikan materi tentang Wawasan Kebangsaan dan Revolusi Mental kepada 14 Peserta Jambore Pemuda Prov. Maluku Utara Tahun 2018.

Pemahaman tentang Wawasan Kebangsaan bagi generasi muda sangatlah penting mengingat bangsa ini memerlukan pemuda-pemudi yang mengenal dengan baik segala hal tentang Indonesia, dan selanjutnya mereka akan semakin mecintai bangsa ini. Indonesia adalah negara yang besar dengan keberagaman yang luar biasa, kekayaan sumber daya alamnya melimpah serta letak geografis yang sangat strategis.

Tentunya, kondisi tersebut wajib hukumnya untuk tetap dijaga, dipelihara dan dirawat dengan baik agar Bangsa Indonesia akan tetap utuh selamanya. Bagunlah Jiwanya, Bagunlah Badannya untuk Indonesia Raya, sepenggal lagu Indonesia Raya yang didalamnya menyerukan untuk membangun Jiwanya kemudian Badan/Raganya.

Makna tersebut memberikan pelajaran bagi kita semua bahwasannya yang dibangun terlebih dahulu dan yang utama adalah JIWA, jiwa Bangsa Indonesia yang letaknya ada dalam diri kita, dengan cara membentuk karakter-karakter bangsa sejak usia dini, baik di lingkungan pendidikan formil maupun non formil sebagaimana yang diamanagkan dalam Perpres RI Nomor 87 Tahun 2018 tentang Penguatan Pendidikan Karakter Kebangsaan.

Perlu kita pahami bersama bahwa di era globalisasi, semangat patriotisme dan nasionalisme yang melandasi semangat kemerdekaan semakin luntur, tidak hanya dikalangan generasi muda tetapi juga terjadi disemua lapisan masyarakat. Membangun nasionalisme kebangsaan tidak bisa dilepaskan dari konteks wawasan kebangsaan yang merupakan pandangan seorang warga negara tentang negaranya, dan pembentukan wawasan kebangsaan tidak dapat dipisahkan dari pembentukan karakter kebangsaan dan pembentukan karakter kebangsaan tidak dapat dipisahkan dari upaya-upaya pembentukan karakter pribadi berdasarkan budaya yang telah mengakar pada suatu masyarakat.

Pada kesempatan ini juga, Kapolres Ternate memberikan suntikan motivasi bagi para Peserta Jambore Pemuda Indonesia, Kapolres berpesan agar generasi muda harus mengisi waktu luang dengan kegiatan-kegiatan yang positif, bergaullah dengan lingkungan yang positif, senantiasa berpikir positif dan harus mampu meminimalisir pengaruh negatif dari lingkungan khususnya lingkungan tempat tinggal, lingkungan pergaulan maupun lingkungan media sosial. (hzn)

Jika ingin memajukan Bangsa Indonesia maka kita mulai dari merubah diri kita terlebih dahulu, karena tidak akan ada yang berubah dalam kehidupan seseorang dengan sikap yang tidak berubah. Kalau kita mencintai Bangsa Indonesia maka lakukan yang terbaik untuk Indonesia, tidak sekedar pada tataran ungkapan dan konsep namun lakukanlah sebuah tindakan, walaupun kecil namun bermanfaat bagi orang lain dan Bangsa Indonesia.

Ada beberapa alasan mengapa orang enggan untuk berubah, antara lain adaalah karena terlalu sibuk untuk mengubah hidup dengan alasan tidak ada waktu, padahal waktu sering dihabiskan untuk hal-hal yang tidak terlalu bermanfaat. Alasan lain adalah tidak punya cukup uang, padahal berubah itu gratis dan modalnya hanya niat dan waktu.

Berikutnya, alasan karena tidak tau apa yang ingin dilakukan, hal ini disebabkan karena takut mengambil keputusan dan takut dengan resiko atau karena kita sombong menganggap diri kita sudah hebat. Alasan lainnya yaitu kita sering menunda-nunda waktu dan menunggu kata suatu hari nanti untuk berubah, atau karena kita sudah merasa nyaman dengan rutinitas/berada di zona nyaman.

“Jika kita mencintai orang tua kita, keluarga kita dan negara kita maka kita harus bergerak melakukan perubahan yang kita mulai dari diri kita sendiri, dari hal yang kecil-kecil dan dari sekarang juga”, tutup Kapolres.

About hefrizon

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *