Home / MITRA POLISI / Kapolsek Pulau Gebe Hadiri Tabligh Akbar dan Santunan Anak Yatim

Kapolsek Pulau Gebe Hadiri Tabligh Akbar dan Santunan Anak Yatim

 

 

 

 

 

 

Tribratanews.malut.polri.go.id-Polda Maluku Utara, Halteng – Pengurus BKM Masjid Jami’ Al- Muhajirin yang bekerjasama dengan Muspika Kec. Pulau Gebe, Pos Gb, PLN Gebe, Limau Gapi Diving Club, Lacona Dive Club, menggelar Tabligh Akbar 2019 malam munajat, zikir, doa dan santunan anak yatim piatu.

Tabligh Akbar ini mengusung tema “Dengan semangat bhineka tunggal ika, kita wujudkan karakter masyarakat islami, damai, aman dan tentram menuju Pulau Gebe yang lebih baik.” Dengan penceramah Ust. Achmad Zacky Mirza dan KH. Achmad Bachru Rozaq, MA (Al Hafidz). Kamis 17/10/19.

Hadir dalam kegiatan Tabligh Akbar tersebut diantaranya, Danramil Pulau Gebe Kapten Inf. Muji Utama, Kapolsek Pulau Gebe Iptu Mohtar Thenu, Danposal Pulau Gebe Letda Aris Darsono, Sekcam Pulau Gebe, Danmarnit Polair Pulau Gebe Brigpol Arisandi, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Adat, Tokoh Pemuda dan msyarakat Masyarakat Pulau Gebe Kurang lebing 500 orang.

 

 

 

 

 

 

Sebelum dilaksanakan Tabligh Akbar, terlibih dahulu dilaksanakan Sholat Mahgrib berjama, Zikir bersama yang dipimpin KH. Achmad Bachru rozaq, MA (Al Hafidz) dan Sholat isya dan dilanjutkan dengan Tabligh Akbar serta ceramah Agama oleh Ust. Achmad zacky Mirza.

Dalam ceramah agamanya Ust. Achmad zacky Mirza menyampaikan, kita semua harus bangga menjadi bangsa indonesia yang Berbhineka Tunggal Ika, karena indonesia terdiri dari berbagai macam suku, bahasa dan budaya yang beraneka ragam. Yang dipersatukan di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), Indonesia merupakan anugerah terindah yang diberikan oleh Allah SWT

Kehadiran Al-Qur’an dapat mempersatukan seluruh ummat yang ada di dunia, dan merupakan satu-satunya agama yang mempersatukan ummat manusia oleh sebab Al-Qur’an dapat menyatukan perbedaan.

 

 

 

 

 

 

“Perbedaan itu hal yang wajar, oleh karena sejak lahir kita sudah berbeda dengan orang lain, Al-Qur’an menyatukan perbedaan namun tegas dalam aturan yang telah ditetapkan oleh Allah SWT.” Tutur Ust Achmad dalam ceramahnya.

Ada toleransi antar ummat beragama dan ada juga toleransi seagama, adapun toleransi antar ummat beragama kita harus rukun dan hidup berdampingan dalam berbangsa dan bernegara. Manusia yang hidup didunia memikul tanggung jawab masing-masing dengan profesi yang berbeda-beda namun saling membutuhkan satu sama lain, rantai kehidupan berjalan sesuai dengan kodrat yang telah ditentukan.

 

 

 

 

 

 

Bahwanya manusia tidak ada yang abadi dan akan menghadapi namanya kematian, dan tidak ada satupun manusia yang akan lepas dari namanya kematian olehnya itu kita harus selalu dekat kepada Allah SWT, Segala sesuatu untuk memulai suatu pekerjaan dengan mengawali membaca basmalah dan sejak kecil kita telah diajarkan untuk dekat dengan cara selalu berdoa kepada Allah SWT.

“Jangan pernah berhenti  dalam berbuat baik( beramal) dan  jangan pernah mengharapkan imbalan oleh karena segala sesuatu ada imbalannya dari Allah SWT, bilamana berbuat baik dan mengharapkan imbalan dari manusia maka akan sakit hati sebab tidak akan sesuai dengan apa yang diharapkan.” Ucap Ust Ahmad.(Wtftt/Abi)

About wanto

Check Also

Panitia Legu Gam Moloku Kie Raha Tahun 2020 Mengunjungi Polda Maluku Utara dan Audence dengan Wakpolda Malut

          Tribratanews.malut.polri.go.id – Polda Maluku Utara, Wakapolda Maluku Utara Kombes Pol. …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *