Home / MITRA POLISI / Melawan Hoax dan Isu Sara, Dir Intelkam Polda Malut Ngopi Sore Dengan BEM Se – Universitas Maluku Utara.

Melawan Hoax dan Isu Sara, Dir Intelkam Polda Malut Ngopi Sore Dengan BEM Se – Universitas Maluku Utara.

Tribratanews.malut.polri.go.id-Ternate. Di era moderenisasi sekarang ini Marak beredarnya berita bohong (Hoax) serta Isu Suku, Ras, Agama dan Antar Golongan (Sara) di media online dan media sosial di era moderenisasi sekarang ini telah mencapai tahap yang meresahkan bahkan mengganggu stabilitas keamanan. Menyikapi hal tersebut  Direktur Intelkam Polda Malut Kombes Pol. Alfian Budianto, S.H. M.H., mengundang Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Se-Maluku Utara dalam pertemuan Ngopi Sore bareng bertempat di Kantor Dit Intelkam Maluku Utara, Kamis (21/02/19).

Kedatangan para ketua BEM Se-Maluku Utara dan para mahasiswa di sambut langsung oleh Direktur Intelkam Polda Malut Kombes Pol. Alfian Budianto, S.H. M.H.

Kegiatan Ngopi sore sekaligus menjalin silaturahmi antara mahasiswa dengan polda Maluku utara dalam menyikapi persoalan berita Hoax dan Isu sara di Maluku Utara membahas tentang “Peran Milenial Melawan Hoax dan Sara Untuk Indonesia Satu”.

Direktur Intelkam Polda Malut Kombes Pol. Alfian Budianto, S.H. M.H. dalam kesempatan ngopi sore mengatakakan bahwa berdasarkan perhitungan atau survei indeks kerawanan Pemilu di Malut mendapat rangking satu Se- Indonesia.

“Kita tahu bersma bahwa sejarah terkait Pilgub di seluruh Indonesia Maluku utara masuk Pilgub paling terlama dikarenakan terdapat banyak masalah dan kontroversi yang terjadi. Tahun ini di prediksikan bahwa pemilihan di Malut terpanas ada di Pemilihan Legislatif dikarenakan banyak terdapat hal-hal tersendiri yang menjadi problem”

Menyikapi situasi tersebut Polda Malut tidak dapat berjalan sendiri tanpa bantuan dari rekan-rekan mahasiwa, untuk itu Polda Malut mengajak para mahasiswa Se-Malut untuk bersama-sama mengawal pesta Demokrasi di Malut.

“Adik-adik Mahasiswa adalah kaum intelektual serta para calon  pemimpin yang akan datang, untuk itu  harus memberi suritauladan kepada masyarakat luas”, ucap Alfian Budianto.

Dalam pertemuan tersebut masing-masing ketua Bem Se-Malut menyampaikan tentang bagaimana mengatasi Maraknya berita bohong (Hoax) serta Isu Suku, Ras, Agama dan Antar Golongan (Sara)

  • BEM Universitas Khairun Ternate

    • Pandanganya terkait dengan Hoax dan Isu Sara, bahwa di tahun 2012 pada Pilpres di wilayah Jakarta sudah merajalela, dimana Hoax di desain dan sengaja di mainkan untuk menduduki posisi teratas  lebih banyak dari politik. Untuk memberantas masalah Hoax, harus di mulai dari atas agar tidak berkelanjutan.

    Ketua BEM fakultas Hukum Unkhair

    • Hoax sudah ada pada awal mula manusia diciptakan yakni manusia pertama Nabi Adam yang di goda oleh iblis agar dapat keluar dari surga.
    • poin terpenting sekarang ini adalah kita harus mengetahui dari mana asal mula datangnya Hoax dan siapa yang harus patut kita salahkan dalam hal berkembangnya Hoax.
    • Menyikapi hal tersebut, Pemerintah harus secepatnya memberantas siapa yang membuat Hoax dan memberantas siapa yang menyebarkan Hoax”,Ucap ketua BEM Fakultas Hukum.

    BEM IAIN Ternate

    • Yang menjadi problem dalam memberantas hoax yakni sering bermunculan di sosial media dan banyak di jumpai di via WhatsAp dimana politik antara masing-masing pendukung para calon presiden.
    • Butuh peran aktif mahasiswa untuk bersama-sama memberantas Hoax yang tidak bermoral. mari bersama-sama menyatukan perbedaan  pada Pemilu tahun 2019.

    BEM Fakultas Ilmu Budaya Universitas Khairun Ternate

    • Persoalan issu sosial media sosial muncul di salah satu grup di malut “Malut memilih” menuliskan bahwa harga Kopra di wiliyah Malut”akan naik jika Jokowi terpilih yang kedua kalinya.

    BEM Tekhnik UMMU Ternate

    • Berbicara Issu Hoax atau politik lainnya bukan dari kalangan mahasiswa. Hoax di indonesia di kendalikan oleh pemerintah dan yang menyebarkan Hoax adalah para petinggi negara.

  • BEM Fisip UMMU

    • Hoax adalah propaganda, Apakah di balik konflik yang terjadi ada permainan politik di balik itu semua. konflik yang terjadi di tengah-tengah masyarakat lebik banyak terkait dengan issu politik kemudian issu di bidang pertambangan. Di situ ada ancaman dan gangguan agar masyarakat tahu tentang apa itu issu hoax terkait berita-brita politik”

    BEM Fakultas Hukum UMMU

    • Regulasi yang belum menjangkau praktek hoax
    • Pembiaran para calon legislatif dalam menyebarkan hoax,
    • Lambannya respon dari lembaga pemilihan umum KPU dan Bawaslu
    • Belum adanya penegakkan hukum yang belum serius menanggapi hoax di media sosial
    • calon pemimpin adalah calon yang menjaga etikanya bukan dari dirinya tetapi dari pendukung calon pemimpin itu sendiri
    • Penegakan hukum harus serius agar dapat menjaga pendukung,” dari calon” pemimpin itu. Menurutnya pribadinya.

    BEM FKIP Unkahir Ternate

    • “Hoax adalah issu yang tidak baik atau issu tidak benar, rekan-rekan BEM mengatakan bahwa yang tersebarnya penyebar hoax adalah dari elit-elit politik, tanpa disadari bahwa kita semua juga terlibat dalam penyebaran Issu Hoax, untuk itu jangan mengatakan bahwa elit politik dan pembisnislah yang menjadi factor utama penyebar Hoax pertama.
    • Di Maluku Utara hal-hal yang unik paling disukai dan diminati, tanpa sadar bahwasanya Malut masih kecil terkait Issu Sara. Tahun ini pemilih di Malut masih aman tergantung dari diri masing-masing.
    • Penyampain Issu Hoax tidak hanya di dikalangan mahasiswa, melainkan harus dilakukan penyampaian kepada anak sekolah yangg masih rentan terhadap penyebaran Issu Hoax.

    BEM Fakultas Tarbiyah Universitas IAIN Ternate

    • Issu Hoax tidak hanya di dikalangan mahasiswa dan juga pada kalangan pelajar sekolah, melainkan pada kalangan elit penguasa yg memiliki segalanya.
    • Kenapa saat ini kalangan mahasiswa melakukan sosialiasasi kepada anak” sekolah tentang bagaimana harus memisahkan berita” yg bel bisa mereka ketahui.

Menutup kegiatan tersebut Direktur Intelkam Polda Malut Kombes Pol. Alfian Budianto, S.H. M.H. mengatakan bahwa kata Hoax  di ambil dari bahasa asing yg artinya adalah kebohongan yg bertujuan jahat.

Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik atau Undang Undang nomor 11 tahun 2008 atau UU ITE adalah UU yang mengatur tentang informasi serta transaksi elektronik, atau teknologi informasi secara umum.

Di Polda Malut sendiri sudah mempunya unit yang bernama cyber trop. Unit ini disetiap saat melakukan patroli di dunia maya, yakni memantau seluruh media sosial khususnya di wilayah Malut yang sering memberitakan berita Hoax.

About farabi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *