Home / POLISI KITA / Menjelang Penutupan Pendidikan, Brigjen Pol.Drs. Suroto, M.Si Berikan Pembekalan Kepada 250 Siswa SPN Polda Malut

Menjelang Penutupan Pendidikan, Brigjen Pol.Drs. Suroto, M.Si Berikan Pembekalan Kepada 250 Siswa SPN Polda Malut

Tribratanews.malut.polri.go.id-Polda Maluku UtaraSebanyak 250 Siswa Pendidikan Pembentukan Bintara Polri T.A. 2018 / 2019 SPN Polda Malut pagi tadi di berikan Pembekalan serta Arahan oleh Kapolda Maluku Utara Brigjen Pol. Drs. Suroto, M.Si. bertempat di Aula Gamalama SPN Polda Malut di sofifi, Sabtu, (02/03/19)

Kedatangan Kapolda Maluku Utara Brigjen Pol. Drs. Suroto, M.Si. di SPN Polda Malut di dampingi Karo SDM Kombes Pol. Satria Yusada, S.I.K, Karo Rena Kombes Pol. R. Dadik Junaedi Supri Hartono, Kabid Humas AKBP. Hendri Badar serta di hadiri oleh KA SPN Polda Malut AKBP Yulianto Rombe Biantong S.H, Waka SPN Kompol Alwan, KA Korsis AKP. Sujarwo, Para Pengasuh SPN, Instruktur SPN, Siswa SPN Polda Malut sebanyak 250 Orang.

Dalam kesempatan tersebut Kapolda malut menyampaikan sebelum di lantik coba renungkan perjalanan mulai dari Seleksi Penerimaan Bintara Polri sampai dengan sekarang ini yakni mengikuti pendidikan di SPN Polda Malut.

“Kalian sudah 7 bulan mengikuti pendidikan di SPN Polda Malut dan pada tanggal 4 maret 2019 kalian akan dilantik menjadi Brigadir Polisi. 1468 orang di Malut mendaftarkan diri mengikuti seleksi penerimaan calon Anggota Polri dan ingin menjadi Siswa Dik Tuk Ba Polri akan tetapi kalian 250 yang sekarang ini yang terpilih mewakili untuk mengikuti Pendidikan di SPN Polda Malut”,Ucap Kapolda.

“Setelah dilantik dan di sumpah menjadi Anggota Polri, adik-adik sudah terikat Kode Etik, terikat Peraturan Disiplin Kepolisian dimana cara pergaulan harus mengikuti norma-norma Kepolisian yang dalam hal ini sudah tidak bisa bebas melakukan segala sesuatu yang diinginkan diri sendiri, karena bagaimanapun juga apa yang dilakukan di luar baik dalam dinas maupun tidak dinas masyarakat akan menilai sebagai polisi. apapun yang dilakukan nantinya membawa nama baik Polisi, untuk itu harus di pahami betul dan selalu menjaga nama baik  institusi dalam pergaulan di tengah-tengah masyarakat. Apabila anda melanggar aturan tersebut berarti ada sangsinya”

Kapolda mengingatkan kepada para Siswa bahwa Polisi adalah pilihan hidup dan Polisi sebagai Profesi yang mulia. Dikatakan mulia karena Polisi adalah Penegak Hukum, memelihara Kamtibmas, menjadi Pelindung, Pengayom dan pelayan masyarakat. Untuk itu Jadilah manusia yang pandai bersyukur dan di setiap pelaksanaan tugas nantinya niatkan untuk beribadah dan beramal.

Menjadi Anggota Polri berarti terikat dengan Hierarki. “Kita memang organisasi sipil akan tetapi kita masih terikat dengan Kepangkatan dan Hierarki jadi bukan sepenuhnya sipil.

Menutup Arahanya Kapolda Menyampaikan Jadilah Polisi yang Promoter, bekerja sesuai dengan aturan yakni sebagai Pelayan Masyarakat, tidak boleh Diskriminatif, siapapun yang datang ke tempat kita wajib untuk dilayani dan jagan melihat status sosial. Selalu meningkatkan Kemampuan dan Kopetensi untuk belajar dan berlatih jagan pernah berhenti melakukan hal yang demikian. Polisi harus Pola berfikir yang Modern, Jujur dan Terpercaya.

Kapolda Malut juga memutarkan sebuah lagu yang berjudul “Jangan Menyerah”, yang di nyanyikan Band terkenal D’Masiv, lagu tersebut untuk memotivasi para Siswa Dik Tuk Ba Polri untuk jangan pernah menyerah dalam menghadapi tugas kedepan nantinya. (Aby Genta)

About farabi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *