Home / GIAT OPS / Operasi Pekat Kieraha II, Polres Halsel Amankan Ribuan Liter Saguer dan Ratusan Botol Cap Tikus

Operasi Pekat Kieraha II, Polres Halsel Amankan Ribuan Liter Saguer dan Ratusan Botol Cap Tikus

 

 

 

 

 

 

Tribratanews.malut.polri.go.id-Polda Malut,  Polres Halmahera Selatan melaksanakan Operasi Kepolisian Mandiri Kewilayahan tentang pemberantasan peredaran Minuman Keras, Narkoba, Perjudian, Praktek Prostitusi dan Pencurian, dengan sandi Pekat Kieraha II Tahun 2019 yang dimulai dari tanggal 26 November dan berakhir pada tanggal 9 Desember 2019. Jumat, 13/12/19.

Kapolres Halsel Kombes Pol. M. Faishal Aris, S.IK., M.M., yang didampingi oleh Kabag Ops Polres Halsel AKP Naim Ishak, S.H., S.I.K., M.H., sat melaksaanakan Konferensi Pers menyampaikan, Operasi ini bertujuan untuk mengedepankan Penegakkan hukum yang didukung dengan kegiatan Fungsi kepolisian lainnya, yaitu menjamin ketertiban, kepastian dan perlindungan hukum bagi masyarakat dalam menciptakan serta memelihara situasi kamtibmas dan kondusif pada perayaan Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 di wilayah hukum Polres Halsel.

Dalam Releasenya Kapolres Halsel menjelaskan, bahwa pelaksanaan operasi ini dilakukan secara serentak di seluruh jajaran Polda Maluku Utara, dengan sasaran yang berkaitan dengan penyakit masyarakat (Pekat) antara lain premanisme, Narkoba, Miras, prostitusi dan senjata tajam.

 

 

 

 

 

 

“Ini merupakan target operasi pekat yang tujuannya adalah untuk mencegah terjadinya kriminalitas di wilayah Hukum Polres Halmahera Selatan.” Kata Kapolres Halsel.

Orang nomor satu Di Polres Halsel juga mangatakan, kecenderungan masyarakat untuk mengkonsumsi minuman keras (Miras) ini selalu menjadi pemicu timbulnya kejahatan ataupun korban lakalantas. oleh karena itu miras  menjadi target dalam Operasi Pekat Kieraha II.

“Selama 14 Hari operasi pekat dilaksanakan Polres Halsel berhasil mengamankan minuman keras jenis captikus, bahan baku pembuatan catikus, tempat penyulingan dan para pengedar miras. Miras yang berhasil diamankan yakni 438 botol cap tikus, dan 56 liter serta bahan baku saguer sebanyak 5690 liter.” Ujar Kapolres Halsel.

 

 

 

 

 

 

Lebih lanjut Orang nomor satu di Polres Halsel, untuk pelaku yang mengkonsumsi minuman keras sebanyak 39 orang, penjual miras 12 orang dan sudah terindikasi sebagai orang yang memproduksi atau produsen miras jenis captikus.

“Lokasi yang kami temukan yakni pabrik penyulingan di hutan Desa Tomori, Hutan Desa Hidayat, Desa wayamiga, kemudian 6 lokasi pabrik penyulingan berada di hutan Desa marabose dan 11 lokasi pabrik penyulingan berada di hutan desa panamboang.” Tutup Kapolres. (Wtftt)

About wanto

Check Also

Pastikan Perayaan Ibadah Natal 2019 Aman, Kapolres Halsel Tinjau Langsung Gereja yang Melaksanakan Ibadah

          Tribratanews.malut.polri.go.id-Polda Malut, Halsel. Kapolres Halmahera Selatan AKBP M. Faishal Aris, …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *