Home / MITRA POLISI / Pelantikan Presiden RI 2019, Polres Ternate dan Pemkot Ternate Gelar Doa Bersama Untuk Kedamaian Indonesia

Pelantikan Presiden RI 2019, Polres Ternate dan Pemkot Ternate Gelar Doa Bersama Untuk Kedamaian Indonesia

 

 

 

 

 

Tribratanews.malut.polri.go.id-Polda Maluku Utara, Dalam rangka untuk menjaga keutuhan Negara Republik Indonesia pada saat pelantinkan Presiden dan Wakil Presiden Republik indonesia pada tanggal 20 oktober 2019. Pemerintah Kota Ternate bersama Polres Ternate, Kodim 1501/Ternate,Kesultanan Ternate, Kemenag Ternate, MUI Kota Ternate, Perguruan Tinggi KNPI, OKP, Ormas Islam dan FKUB menggelar Tausiah Kebangsaan dan Doa bersama untuk keamanan dan kedamaian indonesia tepatnya di Aula Kantor Walikota Ternate Jl Revolusi Kelurahan Tanah Raja Kecamatan Ternate Tengah Kota Ternate, Sabtu 19/10/19. sekitar pukul 20:30 wit.

Kegiatan tersebut bertindak sebagai penanggung jawab, Kapolres Ternate AKBP Azhari Juanda yang dihadiri oleh Sekda Kota Ternate DR. M. Tauhid Soleman, Ketua DPRD Kota Ternate Muhajir Bailusi, Wakapolres Ternate Kompol Jufri Dukomalamo, Mewakili Danlanal Ternate Palaksa Letkol Laut PM Kusnadi, Kasdim 1501 Ternate (Mayor Inf. Anton S, Ketua MUI Kota Ternate (H.Usman Muhammad, Kemenag Kota Ternate (Hi Lukman Hanafi, Rektor Unkhair Prof. Drs. H. Husen Alting, Ketua GP Ansor Rahdi Anwar, Mewakili Kesultanan Ternate Hi. Ridwan Dero SH, Para Pejabat dan peraonil Polres Ternate, Tokoh Buddha (Amin Moses, Tokoh Budddha Gunawan Liem, Tokoh Hindu Wayan Nadah, Tokoh Katolik (Pastur Titus Rahael, GPM Imanuel Gereja Willbrous (Pendeta Gloria Malaihollo, Tokoh Konghucu John The Serta para OKP dan tamu undangan yang hadir kurang lebih 600 orang

“Dengan adanya kegiatan ini, marilah kita mengajak keluarga kita untuk saling mengingatkan sehingga tidak mudah percaya terhadap berita yang belum tentu kebenarannya. karena penyebar berita hoax adalah orang-orang yang berusaha untuk menghancurkan Negara indonesia,” Kata Kapolres saat memberikan sambutan.

Setelah indonesia merdeka dan berusia 74 tahun ini, dari perjuangan para pendahulu yang terdiri dari suku, agam, ras dan golongan. Dikatakan kapolres agar dapat menjaga dan merawat selaku warga indonesia yang di mulai dari yang paling terkecil yakni RT, RW, Desa/Kelurahan, Kecamatan, Kota/Kab, Provinsi hingga Negara Indonesia.

Pada kesempatan itu, Kapolres menuturkan dari pihaknya takutkan adalah musuh tanpa wajah seperti miras dan narkoba serta orang-orang yang melalukan tindakan terorisme yang ingin agar negara indonesia ini hancur.

“Situasi Indonesia saat ini sedang diuji dengan berbagai macam fenomena sehingga kita perlu bersatu dan tunjukan bahwa semakin kita diuji semakin kita kuat untuk Indonesia jaya,”Terang Kapolres.

Selain itu, lajut kapolres, jika Sebuah Negara berkeinginan untuk maju maka harus adanya keamanan yang damai, tentunya membutuhkan hadirnya TNI dan Polri namun bukan hanya menjadi tugas TNI Polri, Tetapi dukungan dari lintas tokoh agama, pemerintah dan masyarakat sangatlah penting yang di harapkan dari Negara.

“Lewat kesempatan ini kami berharap semua elemen agar marilah kita bersatu padu dan jaga kesatuan dan persatuan kita untuk kemajuan Negara Indonesia kedepan,”Ajak Kapolres.

 

 

 

 

 

Ketua DPRD Kota Ternate dalam sambutanya mengatakan dalam momentum ini, sangat penting untuk kita saling menginformasikan dan berkerja sama untuk merawat NKRI agar generasi muda dapat bisa meneruskan.

“Tausiah pada malam ini sangat luar biasa karena ada saudara-saudara kita yang beragama lain bisa hadir dan mengikuti tausiah kebangsaan ini, Mudah-mudahan kita tetap konsisten dalam menjaga negara indonesia untuk anak-cucu nanti,”Katanya.

Sementara, Sekda Kota Ternate DR. M. Tauhid Soleman, juga menuturkan Pada tanggal 15 Oktober lalu, Mentri dalam negeri memberikan himbauan untuk melaksanakan kegiatan doa bersama yang malam ini kita lakukan dengan tujuan mendoakan Indonesia ini rukun damai dan harmonis serta kita doakan pelantikan presiden dan wakil presiden 20 Oktober bisa berjalan dengan lancar dan aman.

” Dari beberapa Fenomena sampai saat yang masih menimpah Indonesia, diantaranya prsoalan papua dan bencana alam. Ini merupakan sesuatu yang sangat terpuruk maka dari itu mari kita bersama-sama bersatu dan tunjukan pada dunia bahwa Indonesia adalah Negara yang kuat dan damai,” Pintanya.

Ia mengakui, meski ada beberapa demo yang sempat dilaksankan di kota Ternate, tetapi masih bisa dijaga dengan aman dan terib oleh TNI Polri.

“Menjaga kedamaian harus kita bersama-sama dengan para tokoh agama, suku, ras dan jangan ada perbedaan di antara kita karena kita ini adalah saudara. Hal tersebut karena pernah adanya Konflik sosial yang terjadi di Maluku Utara. Sehingga perlu untuk menjaga tali silaturahmi antara umat beragaman dan suku antara satu dengan yang lain,” Harapnya.

Selain itu, dalam tausiahnya Ustad Hi. Ridwan Dero mengajak kepada masyarakat maluku utara khususnya masyarakat Kota Ternate agar tetap saling menjaga antara umat beragama jangan sampai terpecah belah oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab.

“Generasi muda yang merupakan tulang punggung bangsa, harus dipersiapkan sedini mungkin untuk menjadikan sosok pemuda yang tangguh di tengah kondisi sosial yang dirundung pesimisme, apatisisme, demoralitas bahkan kebencian, tidak ada jalan ideal kecuali menengok kembali nilai dan konsensus dasar kita yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhineka Tunggal lka,” Ucapnya.

Dikatakan, untuk saat ini perlu adanya kesadaran diri bersama bahwa masalah wawasan kebangsaan akhir-akhir ini semakin memudar, bahkan nyaris sirna pada jatidiri anak bangsa, khususnya generasi muda. Sehingga, pembinaan karakter kebangsaan kepada masyarakat untuk mampu berprestasi dan berkompetisi, harus dibarengi dengan proses penyadaran kembali tentang nilai-nilai falsapah bangsa yang kita miliki yang telah ditanamkan oleh pendahulu kita, seperti cinta tanah air, sikap mental, toleransi dan kerukunan umat beragama.

Tidak ada kata lain yang di harapkan hanyalah fondasi persatuan yang sampai saat ini masih dibutuhkan untuk menyatukan kebersamaan ditengah-tengah beragam ancaman dan konflik yang mewarnai Indonesia.

“Semoga kedepan nantinya para pemimpin yang terpilih bisa melanjutkan kembali pembangunan negeri ini dengan di landasi semangat, moral dan akhal yang mulia,” Pungkasnya.(Wtftt)

About wanto

Check Also

Panitia Legu Gam Moloku Kie Raha Tahun 2020 Mengunjungi Polda Maluku Utara dan Audence dengan Wakpolda Malut

          Tribratanews.malut.polri.go.id – Polda Maluku Utara, Wakapolda Maluku Utara Kombes Pol. …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *