Home / MITRA POLISI / Penyaluran Bansos Tahap I, Satgas Bansos Polda Malut Melakukan Evaluasi

Penyaluran Bansos Tahap I, Satgas Bansos Polda Malut Melakukan Evaluasi

Tribratanews.malut.polri.go.id-Polda Malut, Wakapolda Maluku Utara Kombes Pol. Lukas Akbar Abriari S.I.K., M.H., selaku Kasatgas bansos didampingi oleh Kadis Sosial Prov. Malut Muhammad Hi. Ismail dan yang mewakili Kepala Bank Bi, pagi tadi Senin 26/03/1.9 Pimpin Sosialisasi dan Rapat Koordinasi terkait dengan penyaluran bantuan sosial.

Rapat koordinasi yang dilaksanakan ini, membahas tentang evaluasi pola penyaluran bantuan tahap I yang sudah dilakukan, anggara yang sudah disalurkan pada tahap I ini sebanyak Rp. 65 miliar.

Dari rapat tadi Wakapolda Maluku Utara menjelaskan bahwa dari Rp. 65 miliar itu, untuk disalurkan di seluruh Kabupaten/kota sebanyak 35,855 kepala keluarga, sementara itu keluarga penerima manfaat (KPM), itu sudah tersalurkan sebanyak 35.991 keluarga penerima bantuan manfaat. Sementara itu untuk untuk KPM yang belum meneri bantuan tersebut sebanyak 794.

“Dalam proses penyaluran dinailai Masih kurang sekitar 794 KPM yang belum menerima, masih dicek lagi transaksinya apakah sudah diambil atau belum.” Ucap Wakapolda.

Kemudian Tim Satgas Bansos ini juga membahas dan evaluasi kendala-kendala penyalurannya, pengamanannya dan pengawalannya kemudian kita cari solusinya, agar pencairan pada tahap II  bisa lebih baik lagi.

“Untuk kendala yang dihadapi pada tahap pertama tersebut ada pada letak geografis dan fasilitas perbankan yang masih minim.” Ujar Wakapolda.

Wakapolda juga menyampaikan bahwa Tima Satgas Bansos ingin memastikan bahwa penyaluran bantuan sosial dikucurkan pemerintah berupa Program Keluarga Harapan, bantuan pangan non tunai dan beras rastra akan sampai pada masyarakat sesuai dengan 6T yakni, tepat sasaran, tepat jumlah, tepat kualitas, tepat administrasi dan tepat harga..

Untuk penerima Bansos terbesar pada tahap pertama yang telah disalurkan Wakapolda menegaskan, ada di Kabupaten Halmahera Utara (Halut) senilai Rp.14 miliar, Halmahera Barat (Halbar) Rp.10 miliar, Halmahera Selatan (Halsel) Rp.8 miliar dan yang paling sedikit ada di Kabupaten Pulau Taliabu dengan nilai Rp.2,6 miliar. (Wtftt)

About wanto

Check Also

Jelang Sholat Idul Adha, Tim Kemenag Tentukan Kalibrasi Arah Kiblat Di Lapangan Apel Polres Halsel

tribratanews.malut. Bacan. Jelang perayaan hari Raya Idul Adha 2019 (10 Zulhijah 1440 H) yang akan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *