Home / MITRA POLISI / Penyerahan 2 (Dua) Pucuk senjata Api oleh Bripka Salim Mahu kepada Kapolres Halmahera Utara

Penyerahan 2 (Dua) Pucuk senjata Api oleh Bripka Salim Mahu kepada Kapolres Halmahera Utara

Tribratanews.malut.polri.go.id-Polda Malut, Bripka Salim Mahu Personil Polres Halmahera Utara telah menyerahkan 2 (dua) pucuk senjata api kepada Kapolres Halut AKBP Yuyun Arief Kus Handriatmo, S.ik., M.Si. Senjata api yang diserahkan ini milik salah satu masyarakat Tobelo yang diberikan kepada Bripka Salim untuk diserahkan Kepolres Halut. Rabu 16/01/19,

Penyerahan Senjata Api ini dilaksnakan di ruang Kapolres dan di saksikan oleh Kabag Sumda Res Halut Akp Hi. Sumaryanto Kasat intelkam Polres Halut Iptu Guruh Bagus Eddy suryana S.I.k.

Salah satu warga masyarakat Tobelo selaku pemilik senjata api ini, menghubungi Bripka Salim Mahu  untuk datang ke rumahnya dengan alasan ada keperluan serta kepentingan yang akan di bicarakan dengan Bripka Salim Mahu.

Setelah tiba di rumah pemilik senjata api tersebut, Bripka salim langsung berbincang-bincang dengan pemilik senjata api, dalam perbincangannya yang bersangkutan menanyakan terkait ancaman kepemilikan senjata api bagi masyarakat umum, mendengar pertanyaan Bripka salim Mahu lalu menjelaskan bahwa kepemilikan senjata api ilegal sangat di larang dan itu juga merupakan suatu tindakan kriminal apabila ada masyarakat yang memiliki atau menguasai dan menyimpan senjata api secara ilegal maka akan di jerat dengan UU Nomor 12/DRT/1951.

“Ketika kami tiba di rumahnya, beliau pun berbincang dan menanyakan terkait dengan kepemilikan senjata api bagi masyarakat umum.” Ungkap Bripka Salim

Lanjut, Mendengar penjelasan tersebut dan berselang 5 menit pemilik senjata api tersebut masuk ke dalam kamarnya dan langsung menegeluarkan benda yang di balut menggunakan karung beras, kemudian membuka balutan karung tersebut dan menunjukan isi dari balutan tersebut dan di ketahui adalah dua pucuk senjata api Jenis Mouzher rakitan ( laras panjang ) Serta Jenis Revolver ( Senpi gengam).

Dua Pucuk senjata api tersebut langsung diserahkan kepada Bripka Salim dengan alasan Bahwa Tobelo sudah aman olehnya itu yang bersangkutan sudah tidak ingin memiliki senjata api tersebut tanpa syarat, pemilik senjata api tersebut juga mengharapkan agar Bripka Salim Mahu dapat menyembunyikan identitas dan berharap agar identitasnya tidak di Publikasikan.

“Senjata Api tersebut merupakan senjata sisa peninggalan konflik horizontal yang terjadi di kab. Halmahera Utara pada tahun 1999-2000, dan pemiliknya tidak mau identitasnya di publikasikan.” Ujar Bripka Salim Mahu

Bripka Salim Mahu langsung ke Polres Halmahera Utara dan bertemu langsung dengan Kapolres Akbp. Yuyun Arief Kus Handriatmo Sik , Msi., dan Kasat Intelkam Polres Halut Iptu Guruh Bagus Sik. Untuk menyerahkan Dua pucuk senjata Api tersebut.

Bahwa timbulnya kesadaran masyarakat, terkait bahaya serta ancaman hukuman bagi masyarakat yang memiliki atau menyimpan senjata api ilegal akan di jerat dengan UU No 12 / DRT / 1951, berkat giat pendekatan serta sosialisasi oleh personil Polri Serta lebih khsusnya Bripka Salim Mahu.(Wtftt/Salim Tftt)

About wanto

Check Also

Jelang Sholat Idul Adha, Tim Kemenag Tentukan Kalibrasi Arah Kiblat Di Lapangan Apel Polres Halsel

tribratanews.malut. Bacan. Jelang perayaan hari Raya Idul Adha 2019 (10 Zulhijah 1440 H) yang akan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *