Home / PERISTIWA / Polda Maluku Utara Antisipasi Teroris di Halmahera

Polda Maluku Utara Antisipasi Teroris di Halmahera

Kepala Polres Halmahera Timur AKBP Driyano Andri Ibrahim menyatakan, pihaknya mengoptimalkan fungsi intelijen melalui kegiatan deteksi dini. Juga penggalangan tokoh-tokoh masyarakat dan penguatan anggota Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat di seluruh desa di Halmahera Timur.

“Kami selalu memberikan edukasi kepada masyarakat tentang bahaya paham radikalisme,” kata Driyano, Rabu 29 Maret 2017.

Driyano meminta peran aktif masyarakat Halmahera Timur antara lain melapor ke polisi jika mengetahui ada hal yang mencurigakan. Ia menyatakan, radikalisme maupun teroris merupakan paham yang bertentangan dengan ideologi negara serta menggangu stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Langkah pencegahan lain yang dilakukan yakni kegiatan operasi khusus maupun rutin yang ditingkatkan di lokasi dianggap rawan gangguan serta kegiatan sosialisasi yang melibatkan seluruh komponen bangsa agar Halmahera Timur tetap aman dan kondusif,” ujarnya.

Teroris berencana memindahkan aktivitas pelatihan militer dari Poso, Sulawesi Tengah, ke Pulau Halmahera. Niat itu diketahui dari para teroris yang ditangkap di Bekasi dan Banten.

Tim Densus 88 Antiteror menangkap delapan teroris di Bekasi dan Banten, Kamis 23 Maret. Para tersangka, yakni SM alias AR, BDP, M, NK, AS, IP, AM, dan AG, terafiliasi Jamaah Asharud Daulah (JAD) dan berkolaborasi dengan kelompok teror di Filipina Selatan.

About admin

Check Also

Pemasangan Baliho Tertib Lalulintas oleh Polsek Oba Polres Tidore

Tribratanews.malut.polri.go.id – Polres Tidore, Polsek Oba Polres Tidore pagi tadi 15 Desember 2017 telah melaksanakan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *