Home / RESKRIM / Polres Halteng Berhasil Amankan Pelaku Tindak Pidana Korupsi ADD dan DD Serta Pelaku Penyalahgunaan Narkoba

Polres Halteng Berhasil Amankan Pelaku Tindak Pidana Korupsi ADD dan DD Serta Pelaku Penyalahgunaan Narkoba

 

 

 

 

 

 

Tribratanews.malut.polri.go.id-Polda Malut, Direktorat Sat Reskrim Polres Halmahera Tengah berhasil mengamankan dan mengungkap pelaku penyalahgunaan Narkoba jenis ganja seberat 64,27 gram, dan kasus Tindak Pidana Korupsi ADD dan DD. Rabu 17/12/19.

Kapolres Halmahera Tengah AKBP. Andri Hariyanto, S.I.K, yang di damping oleh Kasat Reskrim AKP. A. Effan S, S.I.K, dalam Konferensi pers yang di laksanakan di Aula Polres Halteng ini, mengatakan pelaku penyalahgunaan Narkoba jenis Ganja dengan inisial AA (30) dan Kasus Tipikor yang berinisial BK alias M serta KA alias A.

“BK alias (M) selaku Kepala Desa dan KA alias (A) selaku Bendahara Desa Palo Kec. Patani Timur Kab. Halmahera Tengah T.A 2016. Yang melakukan Kasus Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) ADD dan DD yang merugikan Keuangan Negara sebesar Rp. 246.702.500,- (dua ratus empat puluh enam juta tujuh ratus dua ribu lima ratus rupiah).” Kata Kapolres dalam Konferensi Pers.

 

 

 

 

 

 

Sementara saudara AA, (30), Tabahawa, Kel. Salahudin Kec. Ternate Tengah, yang melakukan kasus penyalahgunaan dan Peredaran Narkoba jenis Ganja berhasil ditangkap oleh Tim Opsnal  Sat Reskrim Polres Halteng di Desa Lelilef Sawai, Kec. Weda Tengah, Kab. Halmahera Tengah.

Penangkapan Sdr. AA oleh Tim Opsnal Sat Reskrim Polres Halteng ini, atas informasi dari masyarakat, bahwa akan ada transaksi narkotika disamping SD Inpres Desa Lelief Sawai Kec. Weda Tengah. Dari Informasi tersebut Tim Opsnal Sat Reskrim Polres Halteng, menuju ke TKP dan berhasil mengamankan pelaku.

“Dari tangan pelaku penyalahgunaan Narkoba petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa 30 Plasitk kecil Ganja Kering, I buah ransel warna merah hitam dan 1 buah HP nokia warna hitam.” Ucap Kapolres.

Perwira Melati dua di Polres Halteng ini juga berharap kepada masyarakat untuk berperan aktif memerangi mafia-mafia yang merugikan Negara, serta menghentikan dan memberantas para pelaku Pengedar Narkoba yang masuk di Wilayah Kab. Halmahera Tengah demi terwujudnya masyarakat yang cinta Negeri Ini.

 

 

 

 

 

 

Dari perbuatannya para pelaku dijerat dengan Pasal 2 (1) undang-undang No 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi sebagaimana diubah dengan undang-undang No 20 tahu 2001 tentang perubahan atas undang-undang No 31 tentang tindak pidana korupsi dengan ancaman hukuman penjara paling singkat 4 tahun paling lama 20 tahun dan denda paling sedikit RP. 200 (dua ratus juta) paling banyak Rp. 1 milyar.

Sementara untuk pelaku penyalahgunaan dan peredaran Narkoba jenis ganja dijerat dengan pasal 114 (1) dan pasal 111 (1) Undang-undang RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

“Kedua tersangka Tindak Pidana Korupsi sementara ditahan di Rumah tahanan (rutan) Polres Halteng, dan penanganan perkara tersebut saat ini, dalam tahapan pemberkasan untuk dilakukan pengiriman berkas perkara ke kejaksaan Negeri Halmahera Tengah. Tutup kapolres. (Wtftt/Aby Zld)

About wanto

Check Also

Wakapolda Maluku Utara Membuka Secara Langsung Rakernis Fungsi Reskrim

            Tribratanews.malut.polri.go.id-Polda Maluku Utara, Wakapolda Maluku Utara Kombes Pol. Lukas …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *