Home / MITRA POLISI / Wakapolda Maluku Utara Menghadiri Sosialisasi Keselamatan Transportasi Darat

Wakapolda Maluku Utara Menghadiri Sosialisasi Keselamatan Transportasi Darat

 

 

 

 

 

 

Tribratanews.malut.polri.go.id-Polda Malut, Wakapolda Maluku Utara Kombes Pol. Lukas Akbar Abriari, S.I.K., M.H., menghadiri kegiatan Sosialisasi Keselamatan Transportasi Darat yang diselenggarakan oleh Kementerian Perhubungan, Direktorat Perhubungan Darat, Balai Pengelola Transportasi Darat Wilayah XXIV Prov. Maluku Utara, bertempat di Taman Nukila, Ternate. Minggu 15/12/19.

Sebelum kegiatan sosilisai Keselamatan Transportasi Darat dilaksanakan terlebih dahulu dilaksanakan kegiatan Jalan Sehat yang di lepas oleh Asisten II Sekda Provinsi Malut, dengan route Star : Taman Nukila lurus Mesjid Almunawar belok kiri lurus perempatan Gamalama belok Kiri lurus sampai Polsek KP3 Ahmad Yani, belok kiri lurus Land Mark Finish Taman Nukila.

Kegiatan tersebut juga dihadiri Wakapolda Malut Kombes Pol. Lukas Akbar Abriari, S.I.K., M.H., Asisten II Pemerintah Prov. Malut Bpk. Umar Sangaji, Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Drs. Budi Setyadi, S.H.,M.Si., Pjs. Kasrem 152/Babullah Ternate Letkol Kav. Tri Sugiarta, Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat ( BPTD ) 24 Malut Bpk. Rudi Irawan, Mewakili Danlanal Ternate Pasmin Log Lanal Lettu Laut Teknik Hery, Mewakili Kepala Kejaksaan Tinggi Malut, Mewakili KakanSar Ternate Kabag Ops Sar Bpk. Saiful dan sejumlah tamu undangan yang hadir dalam kegiatan Sosialisasi keselamatan transportasi Darat 2019, berjumlah kurang lebih 100 orang.

Dalam sambutannya Kepala Balai Pengelolaan Transportasi Darat (BPTD) 24 Malut Bpk. Rudi Irawan menyampaikan bahwa, Kegiatan ini merupakan rangkaian dari Pekan Nasional keselamatan Transportasi Darat Tahun 2019 dengan tema “Kepemimpinan untuk keselamatan Transportasi Darat dan hashtag Sayangi Nyawa Suarakan Keselamatan Jalan”

 

 

 

 

 

 

“Tema Pekan Nasional Keselamatan Transportasi Darat ini berfokus pada Komitmen Pemimpin untuk menyuarakan Keselamatan Transportasi Darat yang di sertai oleh kepedulian dan peran serta masyarakat akan pentingnya Keselamatan Jalan.” Kata Kepala Balai Pengelolaan Transportasi Darat.

Fakta data kecelakaan Polri tahun 2018, Jumlah kejadian kecelakaan sebanyak 107. 968 kejadian, Korban meninggal dunia 29. 083 jiwa, Jika dihitung dalam satu hari rata-rata sekitar 70-71 jiwa atau 2-3 orang tiap jamnya meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas.

Lanjut Kepala BPTD 24 Malut, Jumlah kejadian kecelakaan berdasarkan pendidikan korban tertinggi adalah Pelajar dan Mahasiswa sebanyak 41. 879, kejadian dengan usia 15-20 tahun sebanyak 23.2761 kejadian , Jumlah taka tantas berdasarkan prilaku mengemudi yang disebabkan karena tidak waspada akan lalu lintas dari depan sebesar 27. 800 kejadian dan Jumlah laka lantas berdasarkan jenis kendaraan yangl didominasi Sepeda Motor Roda Dua sebesar 27. BOOS

“Kecelakaan lalu lintas semakin meningkat seiring dengan meningkatnya pelanggaran lalu lintas di jalan, salah satu korban tertinggi akibat kecelakaan lalu lintas adalah anak- anak, masih tingginya angka kecelakaan yang melibatkan anak-anak disebabkan karena anak-anak masih kurang dalam hal konsentrasi, atensi, kontrol, fisik dan emosi serta kurangnya pengetahuan dan pemahaman tentang tata cara berlalu lintas serta perilaku berlalu lintas yang tidak tertib.” Ujarnya

 

 

 

 

 

 

Keselamalan Transportasi Darat saat ini belum menjadi budaya masyarakat Indonesia, untuk mengubah persepsi dan paradigma masyarakat tentang Keselamatan Transportasi Darat harus dilakukan melalui pendidikan dan sosialisasi yang terus menerus kepada masyarakat, sehingga nilai-nilai Keselamatan Transportasi Darat dapat diadopsi menjadi nilai- nilai kehidupan, salah satu metode untuk meningkatkan kesadaran dan budaya Keselamatan Transportasi Darat

Sementara itu Sambutan Asisten II Sekda Provinsi Malut Bpk. Umar Sangadji menyampaikan, bahwa momentum Sosialisasi seperti ini Jangan kita nilai sebagai kegiatan seremonial tetapi harus dimaknai sebagai salah satu wujud nyata, dan upaya untuk mewujudkan program strategis Dinas Perhubungan dalam rangka Meningkatkan kedisiplinan bagi seluruh pengguna Transportasi Darat.

“Keselamatan Transportasi menjadi faktor yang sangat penting dalam Mewujudkan Konektivitas transportasi, sehingga perlu adanya koordinasi antara operator Tranportasi dengan dinas perhubungan untuk mensosialisasikan Keselamatan kepada masyrakat.” Kata Sekda Pov. Malut.

 

 

 

 

 

Bapak Ibu yang saya hormati kita melihat angka kecelakaan yang di sampaikan oleh kepala BPTD Malut tadi sangat menunjukkan angka yang sangat signifikan, 107.968 lebih Kalau tidak salah secara nasional, dan sementara angka kematian mencapai 29.083, artinya kesadaran akan berlalu lintas transportasi darat sangat rendah, Untuk angka Maluku Utara berdasarkan dengan data yang kami himpun tahun 2018 kurang lebih 92 orang sementara korban kecelakaan sampai meninggal itu 30 orang.

Saya ingatkan kepada kita semua baik kepada seluruh masyarakat operator transportasi dan seluruh jajaran Dinas Perhubungan untuk selalu mengutamakan keselamatan transportasi, untuk melaksanakan hal ini diperlukan adanya koordinasi dengan seluruh operator transportasi antara jajaran Dinas Perhubungan dengan seluruh operator. (Wtftt)

About wanto

Check Also

Wakapolda Maluku Utara Sebagai Narasumber dalam Dialog Interaktif Halo Polisi di Pro 1 RRI Ternate

          Tribratanews.malut.polri.go.id-Polda Maluku Utara, Wakapolda Maluku Utara Kombes Pol. Lukas Akbar …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *