Home / POLISI KITA / Welcome di Bumi Kieraha Polda Malut, Kapolda Sambut 252 Bintara Remaja Dengan Tradisi Siraman

Welcome di Bumi Kieraha Polda Malut, Kapolda Sambut 252 Bintara Remaja Dengan Tradisi Siraman

Tribratanews.malut.polri.go.id-Polda Malut. Usai melaksanakan Upacara Bendera 17 bulan berjalan di halaman apel Mapolda Malut, Kapolda Maluku Utara Brigjen Pol. Drs. Suroto, M.Si Pimpin Tradisi Penerimaan Bintara Remaja Polda Maluku Utara yang berjumlah 252 orang,terdiri dari 244 Polki dan 8 Polwan, Senin (18/03/19)

Tradisi Penerimaan Bintara Remaja Polda Maluku Utara dimulai dengan tarian selamat datang, laporan perwira yang ditunjuk dan pembacaan doa. Selesai pembacaan doa acara dilanjutkan dengan prosesi Tradisi siraman oleh Kapolda Maluku Utara Brigjen Pol. Drs. Suroto, M.Si, kepada 2 orang perwakilan Polki dan Polwan Bintara Remaja.

Sebanyak 252 orang Bintara Remaja Polki dan Polwan melaksanakan Tradisi Cium Bumi dan tradisi Ikat Susapu di halaman Apel Mapolda Malut yang disaksikan oleh Kapolda Malut, para Pejabat Utama Polda Malut, ibu-ibu Bhayangkari dan seluruh personil Polda Malut.

Kapolda Maluku Utara Brigjen Pol. Drs. Suroto, M.Si, dalam sambutan pada Tradisi Penerimaan Bintara Remaja Polda Maluku Utara mengucapkan selamat datang kepada Bintara remaja yang baru dilantik di Bumi Kieraha Polda Maluku Utara. Tradisi penyambutan Bintara remaja ini adalah awal dari proses pelaksanaan pembinaan karir dan bertujuan untuk mempererat jiwa korps Bhayangkara bagi personil Polri yang baru menyelesaikan pendidikan pada lembaga pendidikan Polri.

Kapolda Maluku Utara berharap dengan system pendidikan yang telah diberikan mampu mewujudkan Polri yang Profesional, Bermoral Modern dan Terpercaya. Wujud tampilan ini menjadi dambaan bagi Polri khususnya Polda Malut untuk melahirkan sosok personil Polri yang berorientasi kepada masyarakat dan mampu menyelaraskan dengan dinamika perubahan dalam masyarakat. Ini merupakan harapan bagi Polda Maluku Utara agar lebih Profesional dalam menjalankan tugasnya sebagai Penegak Hukum Pelindung, Pengayom dan Pelayan Masyarakat.

Kapolda Malut juga menitip pesan kepada Pejabat Utama, Para Perwira dan Bintara untuk senantiasa menularkan ilmu yang positif untuk menjadikan Bintara Remaja ini mempunyai kepribadian yang smart, baik dari segi pengetahuan, sikap perilaku dan keterampilan agar mampu menghadapi tantangan pada Era Modern saat ini.

Menutup amanatnya, Kapolda Maluku Utara Brigjen Pol. Drs. Suroto. M.Si berpesan kepada seluruh Personil Polda Maluku Utara agar.

1 Tingkatkan keimanan dan ketakwaan kepada tuhan yang maha esa

2.Tingkatkan Profesional Polri dengan berpegang teguh kepada Tribrata dan Catur Prasetya sebagai jati diri insan Bhayangkara.

3. Jaga kekompakan dan kebersamaan serta tanamkan kesetiakawanan yang positif sesama anggota

4. Laksanakan tugas dengan jujur dan penuh rasa tanggung jawab serta disiplin

5. Petakan setiap kerawanan di setiap tahapan Pileg dan Pilpres serta lakukan deteksi dini dengan mengoptimalkan fungsi Intelijen dan Bhabinkamtibmas sehingga setiap potensi permasalahan dapat segera di atasi.

6. Tingkatkan kewaspadaan terhadap potensi ancaman terorisme yang memanfaatkan moment Pileg dan Pilpres serta perkuat penjagaan mako dan pertahanan diri masing-masing personil dengan body system

7. Tingkatkan pengawasan terhadap pelaksanaan tugas personil terutama masalah kehadiran, jangan sampai citra positif yang sudah terbangun ini menjadi sia-sia akibat lengahnya pengawasan sehingga ada oknum yang melakukan tindak pidana, penyalahgunaan Narkoba, Asusila, pengunaan kekerasan yang berlebihan dan yang lain yang dapat merugikan institusi.

8. Sosialisasikan kembali peraturan dan SOP yang ada serta lakukan pelatihan untuk menghadapi pengamanan Pileg dan Pilpres guna menghindari keraguan atau kesalahan prosedur.

Usai dilaksanakanya Tradisi Penerimaan Bintara Remaja Polda Maluku Utara, Team Tribrata News Polda Malut juga mewawancarai Direktur Sabhara (Dir Sabhara) Polda Maluku Utara Kombes Pol. Iwan Imam Susilo, S.I.K M.H.

Dalam wawancara tersebut Kombes Pol. Iwan Imam Susilo, S.I.K M.H., menyampaikan bahwa kegiatan yang baru saja dilaksanakan adalah Tradisi penerimaan Bintara Remaja Angkatan 43 berbeda dengan tradisi penerimaan Bintara Remaja yang lalu. Tradisi penerimaan Bintara Remaja Angkatan 43 bersamaan dengan Upacara Bendera 17 Bulan Berjalan. Rangkaian tradisi Penerimaan Bintara Remaja Angkatan 43 diiringi dengan tarian soya-soya yang merupakan tarian selamat datang khusus untuk Bintara Remaja Angkatan 43.

Tradisi Penerimaan Bintara Remaja Angkatan 43 diselingi dengan beberapa acara tradisi, yakni

  • Tradisi siraman.

Tradisi Siraman memberikan makna dan memberikan doa restu seluruh keluarga besar Polda Maluku Utara kepada Bintara Baru yakni Bintara Remaja Angkatan 43 untuk menjadi bagian dari keluarga besar Polda Maluku Utara.

  • Tradisi Cium Bumi.

Tradisi Cium Bumi memberikan makna rasa syukur Bintara Remaja menjadi bagian dari Polri dan sebagai janji suci mereka untuk berbakti, mengapdi kepada masyarakat Bangsa dan Negara.

  • Tradisi Ikat Susapu

Tradisi Ikat Susapu memberikan makna bahwa Bintara Remaja menjadi bagian dari Polri bersama-sama dengan para senior dalam ikatan keluarga besar, saling memberikan bimbingan, saling asah, asih dan asuh dan diharapkan mereka menjadi kekuatan yang besar bersama-sama untuk kejayaan Polri.

  • Tradisi Cakar Bumi dan Paku Bumi
  • Tradisi Cakar Bumi dan Paku Bumi dimana tradisi ini lebih diarahkan kepada membangun kekuatan fisik dan mental Bintara Remaja agar siap menjadi Polri sebagai apdi negara yang tangguh, kuat dan berbakti
  • Tradisi Pertemuan antara Kakak Asuh dan Adik Asuh

Tradisi Pertemuan antara Kakak Asuh dan Adik Asuh untuk saling mereka mendekatkan diri, berkomunikasi, memberikan bimbingan dan arahan agar adik-adik Bintara Remaja ini siap dilapangan.

Ditanya soal harapan hadirnya Bintara Remaja Baru di Polda Maluku Utara, Kombes Pol. Iwan Imam Susilo, S.I.K M.H., menjawab keinginanya sama dengan keinginan Bapak Kapolda Malut serta seluruh pejabat Utama Polda Malut serta termasuk harapan Masyarakat bahwa mereka nantinya harus segera menyesuaikan dan tidak selamanya menjadi Bintara Remaja tetapi harus segera menjadi Bintara dan dewasa dan nanti menjadi perwira, yang tentunya mereka siap untuk menjalankan tugas sebagai mana yang diamanatkan dalam undang-undang no 2 tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia, mereka dapat menjadi pelindung, pengayom, pelayan yang baik profesional modern dan terpercaya. Sebagaimana harapan Bapak Kapolri.(Aby Zld)

About farabi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *